Bahlil tegaskan kendala pasokan batu bara Kepada PLTU sudah tuntas

Bahlil tegaskan kendala pasokan batu bara untuk PLTU sudah tuntas

Sekarang, batu bara Sekalian sudah on progress, jadi enggak Eksis masalah Tengah

Tuban, Jawa Timur (ANTARA) – Menteri Daya dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kendala pasokan batu bara dengan spesifikasi medium rank atau kalori menengah Kepada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sudah tuntas.

“Sekarang, batu bara Sekalian sudah on progress, jadi enggak Eksis masalah Tengah,” ujar Bahlil setelah meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, Kamis (25/6).

Pernyataan tersebut terkait dengan adanya kendala pada batu bara kalori menengah, khususnya dengan spesifikasi Sekeliling 5.200 kcal per kg GAR yang dibutuhkan pembangkit PLN.

Kendala tersebut menyebabkan adanya gangguan layanan kelistrikan yang sempat terjadi di sejumlah Kawasan.

Bahlil pun sebelumnya menyampaikan telah membentuk tim Spesifik Kepada mengawasi proses pengadaan batu bara bagi PT PLN (Persero) guna mencegah terulangnya persoalan pasokan yang berpotensi mengganggu ketahanan Daya nasional.

Ia mengatakan persoalan pasokan batu bara yang dihadapi PLN bukan pertama kalinya terjadi. Menurutnya, hal serupa juga terjadi pada 2022 sehingga perlu langkah pengawasan yang lebih ketat agar Bukan terulang setiap tahun.

Selaras dengan pernyataan Bahlil, Direktur Esensial PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan penyaluran pasokan batu bara yang sesuai spesifikasi kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berjalan dengan Fasih.

“Pasokan Daya Esensial (batu bara) yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit kami berjalan dengan Fasih,” ujar Darmawan dalam rekaman suaranya yang telah dikonfirmasi ANTARA ke PLN di Jakarta, Senin (22/6).

Oleh karena itu, tutur Darmawan, upaya perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa berjalan dengan Fasih, dan berangsur-angsur membaik.

Darmawan menyampaikan bahwa ke depannya, PLN akan memperbaiki tata kelola rantai pasok batu bara dan penguatan pembangkit listrik agar sistem kelistrikan di Pulau Jawa Dapat Lalu terjaga dan Lalu ditingkatkan.