Badai Cedera dan Flu Hajar Persebaya Jelang Rival Bali United, Tavares Siapkan Skema Darurat

Foto BeritaJatim.com

Bali (Liputanindo.id) – Instruktur Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa timnya menghadapi kendala besar dalam hal kebugaran pemain menjelang laga Lawatan melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026). Selain waktu persiapan yang sangat singkat, sejumlah penggawa Bajol Ijo dilaporkan absen akibat cedera, serangan flu, hingga gangguan pencernaan.

Eks Instruktur PSM Makassar ini menjelaskan bahwa skuadnya hanya Mempunyai waktu pemulihan efektif selama dua hari pasca-pertandingan terakhir. Tantangan ini semakin berat karena tim Rival, Bali United, Mempunyai waktu istirahat dan persiapan yang lebih panjang dibandingkan Persebaya.

“Kami Mempunyai waktu persiapan dua hari lebih sedikit dibandingkan Bali, Rival kami. Kami mencoba memulihkan para pemain dari pertandingan terakhir kami. Sayangnya, beberapa pemain mengalami cedera, beberapa pemain terkena flu, dan beberapa lainnya mengalami diare,” ungkap Tavares dalam konferensi pers, Jumat (6/2/2026).

Hingga Begitu ini, tim kepelatihan Lagi Lalu memantau kondisi fisik para pemain sebelum menentukan starting line-up. Tavares menegaskan akan menunggu hingga Sabtu pagi Demi Menyaksikan kesiapan akhir skuadnya guna menyusun strategi alternatif demi mencuri poin di markas Serdadu Tridatu.

“Mari kita lihat besok pagi pemain mana yang tersedia Demi memainkan pertandingan ini,” ujarnya.

Pemain asing asal Meksiko, Francisco Rivera, membenarkan situasi sulit yang tengah dialami internal tim. Meski demikian, mantan bintang Madura United ini menilai absennya sejumlah pemain pilar menjadi momentum krusial bagi pemain baru dan pemain muda Demi menunjukkan kontribusi Konkret di lapangan.

“Seperti Coach bilang, kita punya pemain absen. Tapi sekarang bagus kesempatan Demi pemain baru dan pemain muda Demi kontribusi besok. Kita Mengerti Bali punya tim bagus, transisi Segera. Tapi kita kerja keras di minggu ini dan sudah siap Demi menang tiga poin,” tegas Rivera.

Menanggapi regulasi Embargo suporter tamu, Bernardo Tavares berpesan agar Bonek dan Bonita menaati aturan dengan Bukan hadir langsung di Stadion I Wayan Dipta. Ia menyarankan pendukung setia Persebaya Demi mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) di Surabaya sebagai bentuk dukungan moral.

“Saya juga Ingin memberikan pesan; saya Mengerti suporter kami Bukan Dapat hadir di sini, tetapi saya Mengerti besok mereka Dapat menonton pertandingan Serempak. Jadi saya harap para pemain Dapat memberikan permainan yang bagus dan mereka Dapat menikmati pertandingan kami di sini,” pungkasnya. [way/ian]