Waktu membaca: 7 menit
Sepanjang masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump, para pedagang di bursa saham telah mempertaruhkan jutaan dolar Benar sebelum ia menyampaikan pengumuman besar.
BBC telah meneliti data volume perdagangan di sejumlah pasar keuangan dan mencocokkannya dengan beberapa pernyataan presiden yang paling memengaruhi pasar.
Hasilnya menunjukkan Terdapat pola lonjakan hanya beberapa jam, atau bahkan menit, sebelum sebuah unggahan media sosial atau wawancara media dipublikasikan.
Sejumlah analis mengatakan hal ini Mempunyai Tanda khas-Tanda khas insider trading, Adalah praktik ilegal ketika seseorang (orang dalam atau pihak yang menerima informasi) melakukan transaksi jual beli saham berdasarkan informasi rahasia yang belum dipublikasikan.
Tindakan ini melanggar hukum karena memberikan keuntungan Kagak Absah dengan memanfaatkan informasi Tertentu yang mempengaruhi harga saham.
Tetapi, Terdapat pula yang berpendapat sebagian pedagang menjadi semakin mahir mengantisipasi langkah Trump.
Berikut lima Misalnya paling signifikan.
9 Maret 2026: ‘Perangnya Betul-Betul selesai, kurang lebih’
Pergerakan terbesar terjadi pada perdagangan minyak di pasar berjangka.
Sembilan hari setelah perang AS–Israel dengan Iran, Trump mengatakan kepada CBS News dalam wawancara telepon bahwa perang tersebut “Betul-Betul selesai, kurang lebih”.
- 18.29 GMT: Taruhan minyak melonjak
- 19.16 GMT: Trump mengatakan perang Dekat selesai
- 19.17 GMT: Harga minyak turun 25%
Kali pertama publik mengetahui wawancara Trump adalah pada 15.16 Waktu Timur (19.16 GMT) ketika reporter mengunggahnya di X.
Pedagang minyak bereaksi terhadap Berita bahwa konflik dapat berakhir jauh lebih Segera dari perkiraan dengan menjual minyak, sehingga harga anjlok Sekeliling 25%.
Tetapi, data pasar menunjukkan Terdapat lonjakan taruhan bahwa harga minyak akan turun pada 18.29 GMT—47 menit sebelum unggahan reporter.
Para pedagang yang memasang taruhan itu akan meraup keuntungan jutaan dolar dari pergerakan harga minyak.
23 Maret 2026: ‘Penyelesaian utuh dan menyeluruh atas permusuhan’
Pada 23 Maret, hanya dua hari setelah mengancam akan “melenyapkan” pembangkit listrik Iran, Trump mengunggah di Truth Social bahwa Washington telah mengadakan “PEMBICARAAN YANG SANGAT Berkualitas DAN PRODUKTIF” dengan Teheran mengenai “PENYELESAIAN UTUH DAN MENYELURUH” atas permusuhan.
Ini mengejutkan besar bagi para pengamat diplomatik dan pedagang.
- 10.48–10.50 GMT: Taruhan minyak melonjak
- 11.04 GMT: Trump mengunggah tentang “penyelesaian total” permusuhan
- 11.05 GMT: Harga minyak turun 11%
Seketika, saham naik dan harga acuan minyak AS—yang sebelumnya menanjak—turun tajam.
Seperti dilaporkan BBC Ketika itu, 14 menit sebelum Trump mengunggah tulisannya, terdapat jumlah taruhan yang Kagak Normal pada harga minyak AS.
Pola yang sama terlihat pada pedagang yang membeli kontrak minyak mentah Brent, patokan minyak Istimewa lainnya.
Perdagangan tersebut tampak “Kagak normal, tentu saja,” kata seorang analis minyak kepada BBC Ketika itu.
9 April 2025: Waktu Senggang ‘Hari Pembebasan’
Di luar perang di Timur Tengah, terdapat Misalnya lain mengenai aktivitas perdagangan yang menimbulkan tanda tanya.
Pada 2 April tahun Lampau, Trump mengumumkan apa yang ia sebut ‘Hari Pembebasan’, yakni pemberlakuan serangkaian tarif terhadap barang dari Dekat setiap negara di dunia. Ketika itu, pasar saham Mendunia terjun bebas.
Tetapi, sepekan kemudian ketika Trump mengumumkan “Waktu Senggang” 90 hari atas pungutan tersebut Kepada Sekalian negara, kecuali China, pasar saham melonjak.
Indeks acuan S&P 500 naik 9,5%—salah satu kenaikan harian terbesar sejak Perang Dunia Kedua.
- 18.00 BST: Sejumlah pedagang mulai memasang taruhan besar bahwa pasar saham akan naik
- 18.18 BST: Trump mengumumkan Waktu Senggang tarif
- 18.19 BST: Pasar saham memulai lonjakan bersejarah
Sekali Kembali, pola perdagangan Kagak Normal mendahului peristiwa ini. Jumlah taruhan yang luar Normal tinggi terjadi di pasar saham S&P 500 sebelum pengumuman Trump.
Jumlah kontrak yang diperdagangkan melonjak menjadi lebih dari 10.000 per menit sesaat setelah 18.00 BST. Sebelumnya pada hari itu, angkanya berada di ratusan.
Sebagian pedagang mempertaruhkan lebih dari US$2 juta pada kenaikan pasar saham hari itu, meski pasar telah mengalami penurunan selama tujuh hari berturut-turut. Lonjakan besar tersebut Dapat menghasilkan keuntungan sebanyak Dekat US$20 juta Kepada mereka.
Belakangan pada pekan yang sama, beberapa Member senior Partai Demokrat di Senat AS menulis kepada Securities and Exchange Commission (SEC).
Para politisi tersebut mendesak regulator keuangan itu menyelidiki apakah pengumuman presiden “memperkaya orang dalam pemerintahan dan Sahabat-Sahabat dengan mengorbankan publik Amerika”.
Ketika ditanya BBC apakah SEC telah menyelidiki tuduhan ini, juru bicara SEC menolak berkomentar.
Sementara itu, Gedung Putih Kagak menanggapi permintaan komentar BBC mengenai aktivitas perdagangan Kagak Normal yang dianalisis dalam laporan ini.
3 Januari 2026: Maduro ditangkap
- Desember 2025: Akun Burdensome-Mix dibuat
- 2 Januari 2026: Akun tersebut memasang US$32.000 bahwa Maduro akan digulingkan
- 3 Januari 2026: Maduro ditangkap dan Burdensome-Mix meraup US$436.000
Pertumbuhan pasar prediksi daring juga menarik pengawasan pengamat.
Platform berbasis blockchain seperti Polymarket dan Kalshi menawarkan Kesempatan bagi pengguna Kepada berspekulasi atas apa saja, dari cuaca hingga bisbol hingga kebijakan luar negeri AS.
Putra Presiden Trump, Donald Trump Jr, adalah investor di Polymarket dan duduk di dewan penasihatnya. Ia juga bertindak sebagai penasihat strategis bagi Kalshi dan telah dihubungi oleh BBC Kepada dimintai komentar.
Pada Desember 2025, seorang pengguna Membikin akun di Polymarket bernama Burdensome-Mix.
Pada 30 Desember, akun itu memasang taruhan pertamanya bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro Kagak Kembali menjabat pada akhir Januari 2026.
Antara 30 Desember dan 2 Januari, Burdensome-Mix menempatkan total US$32.500 pada posisi tersebut.
Ketika Maduro ditangkap oleh Laskar Tertentu AS dan dilengserkan keesokan harinya, Burdensome-Mix meraup US$436.000.
Tak Pelan setelah itu, akun tersebut mengubah nama penggunanya dan Kagak memasang taruhan apa pun sejak Ketika itu.
28 Februari 2026: Serangan terhadap Iran
- Februari 2026: Enam akun dibuat di Polymarket
- 28 Februari: Akun-akun tersebut meraup US$1,2 juta
Menurut situs analisis blockchain Bubblemaps, enam akun dibuat di Polymarket pada Februari.
Semuanya memasang taruhan bahwa serangan AS terhadap Iran akan terjadi sebelum 28 Februari.
Ketika serangan tersebut dikonfirmasi oleh Presiden Trump pada Pagi hari Lepas itu, akun-akun tersebut meraup total US$1,2 juta.
Lima dari enam pengguna tersebut Kagak memasang taruhan Kembali sejak itu, tetapi aktivitas terbaru salah satu akun memperlihatkan bahwa akun tersebut menghasilkan US$163.000 dengan bertaruh secara Betul atas gencatan senjata AS–Iran sebelum 7 April, yang diumumkan oleh Washington dan Teheran pada hari itu.
Polymarket mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya “menetapkan, menjaga, dan menegakkan standar integritas pasar tertinggi”, seraya menambahkan bahwa pihaknya bekerja secara “proaktif” dengan regulator dan penegak hukum Kepada tujuan tersebut.
Pada Maret tahun ini, Berkualitas Polymarket maupun Kalshi menguraikan aturan baru Kepada menindak perdagangan orang dalam alias insider trading.
Pasar prediksi berada di Rendah yurisdiksi Commodity Futures Trading Commission (CFTC). CFTC Kagak menanggapi permintaan komentar dari BBC, tetapi ketuanya baru-baru ini mengatakan kepada sebuah komite Kongres bahwa organisasinya Mempunyai “Kosong toleransi” terhadap penipuan dan perdagangan orang dalam.
Terungkap pula bahwa Gedung Putih mengirim email internal kepada staf bulan Lampau, memperingatkan mereka agar Kagak menggunakan informasi orang dalam Kepada memasang taruhan di pasar prediksi.
Juru bicara Davis Ingle mengatakan kepada BBC Ketika itu bahwa peliputan mengenai “keterlibatan pejabat pemerintahan dalam aktivitas semacam itu tanpa bukti adalah reportase yang Kagak berdasar dan Kagak bertanggung jawab”.
Sulit dibuktikan
Insider trading merupakan praktik ilegal bagi sebagian besar Anggota Amerika sejak Undang-Undang Sekuritas disahkan pada 1933. Ketentuan tersebut diperluas Kepada mencakup pejabat pemerintah AS pada 2012, meskipun hingga kini belum Terdapat seorang pun yang dituntut berdasarkan undang-undang ini.
Paul Oudin, profesor di ESSEC Business School, yang berfokus dalam hukum regulasi keuangan, mengatakan aturan tersebut sulit ditegakkan.
“Otoritas keuangan Kagak akan melakukan penuntutan Apabila mereka Kagak dapat mengetahui siapa sumber informasinya,” kata Oudin.
Kagak satu pun otoritas keuangan AS yang dihubungi BBC mengakui adanya tuduhan perdagangan orang dalam.
“Dapat saja terjadi perdagangan besar-besaran pada sebuah instrumen keuangan yang Terang menunjukkan seseorang mengetahui apa yang akan dinyatakan Donald Trump,” kata Oudin.
“Tetapi Terdapat Kesempatan kuat bahwa Kagak seorang pun akan dituntut,” tambahnya.
