Banyuwangi (Liputanindo.id) – Pembangunan Jembatan Sungai Lembu di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, segera memasuki tahap lelang pekerjaan setelah proses review dinyatakan rampung. Jembatan ini sebelumnya ambles akibat banjir pada 2025.
Tetapi, Pemkab Banyuwangi telah membangun jembatan darurat Buat aktivitas Anggota sembari menunggu pembangunan jembatan baru.
“Kami usahakan pekan ini, maksimal pekan depan sudah masuk proses lelang. Proses review sudah selesai,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Lazim Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (DPU CKPP), Cahyanto.
“Kami juga memohon Ampun kepada Anggota atas prosesnya yang panjang dan Minta masyarakat Buat sedikit lebih bersabar. Kami sangat memahami betapa pentingnya jembatan ini bagi aksesibilitas Anggota,” imbuhnya.
Jembatan yang akan dibangun tersebut berdimensi lebar 6 meter dengan bentangan Sekeliling 14 meter. Konstruksinya menggunakan pondasi tiang pancang dengan Alas (abutment) menggunakan beton.
Cahyanto menjelaskan, pembangunan Jembatan Sungai Lembu ini merupakan salah satu prioritas dan telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD). Sebagai proyek strategis, prosesnya wajib melewati tahapan review atau audit dari Inspektorat terlebih dahulu guna memastikan kesesuaian Mekanisme dan transparansi.
“Reviewnya terkait perencanaan pekerjaan, RAB, hingga kemanfaatannya. Apalagi sekarang BBM juga naik, jadi perlu direview pula apakah RAB-nya sesuai atau Tak dengan kondisi Begitu ini,” kata Cahyanto.
Pihaknya menambahkan, proses review dari Inspektorat Begitu ini telah selesai dilakukan. Selanjutnya Berkas review akan segera diserahkan ke bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Buat segera dilakukan proses lelang.
“Apabila Segala (proses lelang) berjalan Fasih dan Tak Terdapat hambatan pada Penilaian Berkas, pemenang tender diperkirakan sudah Dapat ditetapkan dalam waktu Sekeliling dua pekan ke depan,” kata Cahyanto.
Cahyanto juga menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan ini dilakukan secara ketat dan mengikuti rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Buat menjamin kualitas dan integritas proyek.
Sebagaimana diketahui, Jembatan Sungai Lembu ambles akibat terjangan banjir besar pada 15 Juli 2025 Lampau. Buat tetap membuka akses Anggota, pemkab langsung membangun jembatan darurat agar akses ekonomi ketiga desa tetap berjalan.
Pemkab telah menuntaskan jembatan darurat Tertentu roda dua yang Dapat digunakan Anggota pada 18 Juli 2025. Disusul kemudian, pembangunan jembatan baja sistem knock down Buat roda empat pun dikerjakan sembari menunggu pembangunan jembatan permanen. [kun]
