Akibat Gempa Bumi di Amerika… Siapa yang Menyebabkan Kegagalan Mengejutkan Arab Saudi di Piala Dunia?

Goal.com

Kalau memang harus mencari pihak yang paling bertanggung jawab, maka Federasi Sepak Bola Arab Saudi memikul Bagian tanggung jawab terbesar, bukan hanya karena apa yang terjadi di turnamen tersebut, melainkan juga karena Langkah mereka mengelola tim nasional selama beberapa tahun terakhir.

Sudah sejak Lamban, banyak analis memperingatkan bahwa peningkatan jumlah pemain asing di Perserikatan akan berdampak langsung pada menit bermain pemain Saudi, terutama di posisi-posisi yang dibutuhkan tim nasional, seperti penyerang tengah, pengatur serangan, dan pemain sayap.

Meskipun keputusan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan tingkat persaingan Perserikatan, Tetapi di sisi lain hal itu mengurangi kesempatan pemain lokal Kepada beraksi, dan banyak pemain tim nasional yang mengikuti pemusatan latihan Global tanpa ritme pertandingan yang memadai atau pengalaman berkelanjutan dalam pertandingan-pertandingan besar.

Baca juga.. Korban penerjemah.. Kesalahan fatal yang Membangun bintang timnas Mesir malu di hadapan Seluruh orang!

Masalahnya Kagak berhenti Tiba di situ saja; pengembangan pemain muda dan pembinaan Bakat pun Kagak mengalami kemajuan yang diharapkan, sehingga Arab Saudi tiba di Piala Dunia tanpa generasi pemain yang Mempunyai kualitas individu yang Pandai Membangun perbedaan Ketika menghadapi tim-tim papan atas atau bahkan tim-tim yang kurang berpengalaman Tetapi lebih siap.

Tetapi, keputusan yang paling memicu kontroversi adalah pemecatan Instruktur asal Prancis, Hervé Renard, tak Lamban sebelum Piala Dunia dimulai.

Memang Cocok bahwa hasil yang dicapai Instruktur asal Prancis tersebut Kagak memuaskan, Tetapi waktu pemecatannya menunjukkan kurangnya visi yang Terang, karena Instruktur baru mana pun membutuhkan waktu berbulan-bulan, bukan berminggu-minggu, Kepada menerapkan filosofinya dan menata ulang tim. Oleh karena itu, keputusan tersebut tampak seperti pengakuan terlambat akan adanya krisis, alih-alih menjadi bagian dari rencana yang matang.