Akibat dan Manfaat yang Didapat Kalau Ikut Pelatihan BLK

Ilustrasi pelatihan tenaga kerja di BLK. Foto: jatengprov.go.id


Jakarta: Ramai di kalangan masyarakat mengenai Akibat program pelatihan kerja dari pemerintah melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Kurangnya literasi informasi, Dapat menyebabkan keraguan calon peserta Demi mengikuti program tersebut.

Lantas, apakah program dari BLK berdampak positif terhadap masyarakat? Berikut ulasannya.

 

Apa itu BLK?

Melansir dari laman PPKD Jakarta Pusat, sebelum membahas Akibat BLK, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tentang BLK tersebut. Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan lembaga pelatihan vokasi Punya pemerintah yang bertujuan mencetak calon tenaga kerja dengan keterampilan Tertentu. Melalui program ini, para pencari kerja diharapkan Mempunyai kompetensi yang Ahli dan siap terjun ke dunia industri.

Pelatihan yang diberikan mencakup pengembangan hard skill maupun soft skill. Peserta juga akan mendapatkan praktik langsung melalui proyek yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, Bagus di tingkat lokal maupun Mendunia.

 

 

Akibat dari BLK

Mengutip dari jurnal Bappeda Kabupaten Bersih, tingkat pengangguran dan kemiskinan merupakan masalah yang Bukan pernah habisnya Begitu ini. Sehingga, pemerintah daerah ditantang Demi menyelesaikan permasalahan tersebut, maka dibentuk pelatihan BLK.

Jurnal tersebut menyebutkan bahwa pelatihan kerja yang Terdapat di BLK Dapat meningkatkan   keterampilan peserta, yang berdampak pada penyerapan lapangan pekerjaan yang tersedia. Dengan begitu peserta sudah Pandai menghasilkan pendapatan secara Berdikari.  

Sementara itu, BLK juga Mempunyai peran dalam meningkatkan keterampilan kompetensi peserta hingga daya saing kerja. Maka dari itu juga berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan yang Terdapat.



(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)

 

Manfaat selama pelatihan di BLK

Selain itu, peserta juga akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung, seperti perlengkapan pelatihan, makan siang, seragam, hingga asuransi selama masa pelatihan. Peserta juga berkesempatan mendapatkan promosi atau penyaluran kerja ke perusahaan lain.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat pelatihan serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Seluruh fasilitas tersebut diberikan secara gratis. (Adrian Bachtiar)