“Agak menakutkan”: Dulu terlibat perkelahian di ruang ganti, sebentar Kembali akan menjadi klub kelas dunia dengan nilai transfer Dekat 60 juta euro? Perjalanan berliku dari kejutan besar di Piala Dunia

Goal.com

“Tentu saja, Instruktur harus Menyaksikan seorang pemain terlebih dahulu Kepada menilai apakah ia cocok dengan tim—Berkualitas dari segi gaya bermain maupun bagaimana ia beradaptasi dengan Grup. Jadi, ini memang sebuah kejutan. Saya rasa staf Instruktur telah menyaksikan beberapa pertandingan saya dan mengetahui kelebihan-kelebihan saya,” kata Summerville mengenai pencalonannya yang mengejutkan di Piala Dunia.

Mungkin saja dia sudah ikut serta dalam pertandingan uji coba pada akhir Maret melawan Norwegia (2:1) dan Ekuador (1:1). Legenda penyerang Ruud van Nistelrooy, yang sejak Februari menjadi salah satu asisten Instruktur Koeman, mengunjunginya di Inggris dan menonton pertandingan West Ham. Tetapi, pada awal Maret, tak lelet sebelum pertandingan-pertandingan tersebut, Summerville mengalami cedera betis dan karenanya memang Enggak mungkin diturunkan.

Maka, pemanggilan ke Piala Dunia itulah—yang mewujudkan impian masa kecil Summerville—menjadi pemanggilan pertamanya ke tim nasional senior Belanda: “Saya sedang duduk di sofa Berbarengan keluarga di rumah ketika mengetahui tentang pemanggilan itu. Hal itu memicu banyak emosi, terutama karena musim ini saya harus berjuang melawan banyak cedera,” kata Summerville.

Setelah memantapkan posisinya sebagai pemain Perserikatan Premier di Leeds pada musim 2022/23 dan tampil gemilang di Championship musim berikutnya setelah timnya terdegradasi (19 gol dan sembilan assist dalam 43 pertandingan Perserikatan), Summerville siap Kepada melangkah ke tahap berikutnya dalam kariernya. Karena ia nyaris gagal membawa Leeds kembali ke Perserikatan Premier, ia pun pindah pada musim panas 2024. Secara finansial, kepindahannya sangat membantu tim asuhan Farke; West Ham membayar biaya transfer Dekat 30 juta euro. Dari segi olahraga, Farke tentu saja Ingin mempertahankan murid kesayangannya itu, Tetapi terpaksa melepasnya dengan berat hati.

Di West Ham, performa Summerville Malah jauh dari Cita-cita. Dalam 19 penampilan pertamanya di Perserikatan Premier Berbarengan klub London tersebut, ia hanya mencatatkan dua kontribusi langsung terhadap gol (satu gol, satu assist). Pemain asal Belanda ini kemudian absen sepenuhnya pada paruh kedua musim perdananya di West Ham akibat cedera paha. Cedera tersebut bahkan Tetap membayangi Summerville hingga musim Lewat; dari Januari hingga akhir Agustus 2025, ia sama sekali Enggak Pandai bermain.

Meskipun ia Tetap sering mengalami masalah cedera ringan, ia berhasil Terbangun kembali dan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan sejak awal tahun 2026. Summerville merupakan salah satu pemain kunci dan salah satu dari sedikit pemain yang konsisten di West Ham, yang pada akhirnya, seperti diketahui, harus terdegradasi. Terutama antara pertengahan Januari dan awal Maret, Summerville menarik perhatian dengan penampilan yang kuat, sehingga masuk dalam radar timnas Belanda.

Baru saja pulih dari kekecewaan degradasi, Summerville melakukan debutnya Berbarengan Oranje pada awal Juni dalam kekalahan 0-1 pada pertandingan persahabatan melawan Aljazair. Pada pertandingan Dunia keduanya, ia memberikan assist pertamanya Begitu menang 2-1 atas Uzbekistan, dan pada pertandingan Dunia ketiganya, yang merupakan laga pembuka Piala Dunia melawan Jepang, ia mencetak gol pertamanya. Pada Sabtu malam, dalam pertandingan grup kedua yang Krusial melawan Swedia, Koeman mungkin akan kembali menurunkan pemain debutan turnamen ini sejak awal.