SCOOP : Honda Patenkan Desain Stoplamp Skuter EV Honda UC3 . . Akan dijual di Indonesia ?

liputanindo.com – Sobat sekalian, pergerakan Honda di awal tahun 2026 ini sepertinya makin agresif dalam mematenkan aset-aset desain mereka di Indonesia. Setelah sebelumnya kita Memperhatikan desain Honda Air Blade 2026 yang muncul di Siaran Formal Desain Industri, kini liputanindo kembali menemukan satu pendaftaran desain terbaru dari Honda Motor Co., Ltd. (Jepang) yang cukup spesifik: Desain Lampu Belakang (Stop Lamp).


Awalnya desain ini terlihat cukup misterius. Tetapi, setelah liputanindo berdiskusi intens dengan Nugie, kami merasa sangat Serius bahwa desain stop lamp ini identik dengan skuter listrik yang baru saja dirilis di pasar Cina dan Vietnam awal tahun ini, Adalah Honda UC3.

Identifikasi Desain: Minimalis dan Ikonik

Bentuk headlamp assy dari unit aslinya yang melengkung seperti sabit menjadi kunci Penting sinyalemen kami. Desain lampu belakang yang didaftarkan ini Mempunyai garis desain yang konsisten dengan bahasa visual Honda UC3.

Sebagai penyegaran, Honda UC3 adalah skuter listrik (EV) yang mengusung konsep desain sangat minimalis. Berbeda dengan line-up Honda yang biasanya penuh lekukan tajam dan intimidatif, UC3 tampil dengan garis-garis membulat yang memberikan kesan “ramah”, modern, sekaligus chic. Sangat cocok Buat mobilitas urban anak muda atau penggunaan di lingkungan perumahan.

Intip Honda UC3, Skutik Listrik Minimalis yang Pintar

Spesifikasi Teknis Honda UC3

Secara teknis, Honda UC3 memang dirancang sebagai solusi transportasi jarak dekat atau last-mile delivery. Berikut adalah beberapa poin teknis utamanya:

  • Baterai: Lithium-ion 48V / 24Ah.

  • Motor Penggerak: Terletak di bagian swingarm belakang (Hub Motor).

  • Jarak Tempuh: Bisa menempuh hingga 70 Kilometer dalam sekali pengisian daya penuh (dengan kecepatan konstan).

  • Kepribadian: Ringkas, bebas emisi, dan fungsional.

Di Cina, motor ini diposisikan sebagai kendaraan komuter harian yang praktis dan smart. Tanda khas ini liputanindo nilai sangat pas Apabila nantinya diboyong ke Indonesia Buat mengisi celah pasar EV yang lebih terjangkau di Rendah Honda EM1 e:.

Bukti Kuat di PDKI Indonesia

Menariknya Kembali, pendaftaran desain lampu ini bukanlah satu-satunya “jejak” yang ditinggalkan Honda. Jauh sebelum desain stop lamp ini muncul, tepatnya di akhir Februari 2026, nama UC3 Rupanya sudah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Indonesia.

  • Nomor Registrasi: IDM001340781

  • Pemilik: Honda Motor Co., Ltd. (Tokyo, Jepang)

Fakta bahwa nama model dan detail komponen spesifik (lampu belakang) didaftarkan secara terpisah memperkuat indikasi bahwa Astra Honda Motor (AHM) mungkin sedang melakukan studi serius atau bahkan mempersiapkan jalur produksi Buat model ini di masa depan.

Hasil: Akankah Dirilis AHM?

Apakah pendaftaran desain ini menjamin Honda UC3 akan segera mengaspal di jalanan Indonesia? Belum tentu 100%, Sobat. Dalam dunia otomotif, pendaftaran paten seringkali dilakukan hanya sebagai upaya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual agar desain tersebut Tak ditiru oleh pihak lain.

Tetapi, Memperhatikan tren elektrifikasi yang semakin didorong di tanah air, kehadiran skuter listrik yang lebih compact dan affordable seperti UC3 tentu akan sangat menarik. Kita tunggu saja bagaimana langkah strategis AHM selanjutnya. Silahkan dikunyah-kunyah infonya, dan sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *