Liputanindo.id – Prilly Latuconsina menyampaikan permohonan Ampun secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi imbas konten ‘Open To Work’ di akun LinkedIn miliknya. Prilly menekankan ia Bukan bermaksud Kepada mengambil kesempatan orang lain di dunia kerja.
Lewat video berdurasi 2 menit 13 detik di Instagram-nya, bintang Sinema Danur itu mengatakan bahwa ia Paham banyak pihak yang marah dan kecewa atas keputusan yang dibuat lewat konten ‘Open To Work’ tersebut. Tetapi ia menekankan Bukan berniat Kepada Bukan sensitif dengan kondisi yang terjadi Ketika ini, khususnya lapangan pekerjaan.
“Diriku minta Ampun dengan Lurus. Kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman, ini sama sekali bukan hal yang Mau Diriku ciptakan. Diriku Mau menegaskan bahwa sejak awal Diriku Bukan pernah berniat Kepada bersikap Bukan sensitif, apalagi Bukan empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang Ketika ini,” ujar Prilly dikutip ERA, Kamis (5/2/2026).
Lampau, kata Prilly, ia menyadari posisi sekaligus pengalaman hidupnya Bukan sama dengan banyak orang sehingga kontennya menyinggung banyak pihak. Di sisi lain, Prilly menjelaskan maksud dan tujuan menggunakan fitur ‘Open To Work’ pada laman LinkedIn miliknya.
Dijelaskan Prilly, penggunaan itu dilakukan sebagai Metode Kepada membuka Kesempatan kolabprasi lintas industri sekaligus memperluas jejaring profesional. Apalagi selama ini Prilly yang berkecimpung di industri hiburan belum pernah melakukan pekerjaan di bidang lain.
“Terkait penggunaan fitur Open to Work, Diriku Mau menggunakannya sebagai Metode Kepada membuka Kesempatan kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional. Terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah Diriku coba. Ini bukan dimaksudkan Kepada mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku Kepada Lalu bertumbuh,” tegasnya.
Selain itu, terkait akun LinkedIn miliknya yang sempat hilang, kekasih Omara Esteghlal itu mengaku Bukan mengetahui secara Niscaya dan berada di luar kendalinya. Terlebih sejak konten tersebut dibagikan dan viral, ia mendapat pengajuan berhubungan lebih dari 30.000 akun.
“Soal akun LinkedIn yang sempat hilang, Diriku juga Mau menyampaikan dan menjelaskan secara terbuka bahwa hal tersebut di luar kendaliku. Karena Ketika itu akun LinkedIn-ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi, dan akhirnya Tiba Ketika ini belum Pandai dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan,” kata Prilly.
Lebih lanjut, Prilly menekankan bahwa ia akan tetap berkomitmen Kepada menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberi Akibat positif bagi banyak orang. Ia pun menjadikan hal itu sebagai prioritas Primer dan sekaligus meminta Ampun atas apa yang terjadi.
“Ke depannya, Diriku tetap berkomitmen Kepada menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan Akibat positif bagi banyak orang. Dan komitmen ini akan Lalu menjadi prioritas utamaku. Sekali Tengah, Diriku Mau minta Ampun karena telah menimbulkan situasi yang Bukan nyaman bagi Sahabat-Sahabat Sekalian,” tutupnya.
Diketahui sebelumnya, Prilly Latuconsina menyatakan ‘Open To Work’ usai meninggalkan posisinya di Sinemaku Pictures. Ketika itu Prilly mengaku Mau mencoba bekerja di bidang lain selain dunia hiburan, khususnya akting.
Sejak Ketika itu Prilly pun mendapat banyak tawaran pekerjaan dari sejumlah perusahaan besar. Di sisi lain, tawaran pekerjaan itu pun menimbulkan keresahan sekaligus kemarahan publik lantaran banyak masyarakat yang kesulitan mencari pekerjaan.
Tindakan Prilly pun dinilai kurang empati dan menciptakan kesenjangan sosial di dunia kerja dengan label ‘orang dalam’ hingga keuntungan dari latar belakang seseorang. Prilly juga dituding sengaja Membangun konten tersebut demi sebuah campign perusahaan pasta gigi.
