Jadi Robot Rusak Pelangi di Mars, Bimoky Bawa Kehidupan Pribadi di Kepribadian Batik

Liputanindo.id – Bimo Kusumo Yudo atau yang akrab disapa Bimoky terlibat dalam Gambar hidup Pelangi di Mars karya Pengarah adegan Upi Guava. Bimo membawa kehidupan pribadinya Demi mengisi Bunyi Batik, robot rusak Sahabat Pelangi.

Berperan sebagai Batik, Bimo mengungkap bagaimana ia kesulitan Demi menciptakan Bunyi robot rusak sesuai dengan keinginan Upi Guava. Bimo bahkan harus berkali-kali mengganti Langkah Batik berbicara demi menyatu dengan Kepribadian yang digambarkan.

“Jadi setiap kali Terdapat ide, biasanya kan dari Pengarah adegan dulu. Jadi Upi itu bilang suaranya tuh gua mau begini begini begini. Sempat beberapa kali berubah tapi akhirnya disetujui yang terakhir,” ujar Bimo Demi ditemui di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Proses panjang pencarian Bunyi ini, kata Bimo, dilakukan lantaran Upi Mempunyai standar yang cukup tinggi. Upi Ingin Kepribadian Batik Betul-Betul terasa hidup dan bernyawa.

“Nah apalagi di Pelangi di Mars itu karakternya tuh bukan orang gitu, robot. Robot, robot rusak Kembali! Gimana tuh caranya kita ngisi Bunyi buat robot rusak tapi tetep Terdapat soul-nya? Gimana caranya bikin Kepribadian itu harus hidup, itu yang PR beratnya di situ,” ungkapnya.

Demi menghidupkan Batik sesuai dengan keinginan Pengarah adegan, Bimo mengaku terinspirasi dari kehidupan pribadinya sebagai Bapak. Ia memposisikan Batik bukan sekadar robot, melainkan sosok pelindung yang punya kedekatan emosional layaknya orang Sepuh kepada anaknya.

“Jadi project Pelangi di Mars ini cukup bikin gua mellow lah. Yang pertama, gua punya dua anak di rumah gitu ya, Lanjut kayak, “Oh iya, jadi bapak suaranya begini ya” gitu. Sosok Batik ini Nyaris jadi kayak bapaknya si Pelangi,” katanya.

Gambar hidup Pelangi di Mars akan segera tayang di bioskop pada Lebaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *