SOLO – Kemenangan dengan skor 3-0 atas Bali United FC pada laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026) Lampau, Mempunyai Definisi Krusial bagi Persis Solo. Ini karena Laskar Sambernyawa harus berjuang dalam waktu yang terbilang panjang hingga akhirnya dapat keluar dari Area merah di laga pekan ke-25 setelah terjebak sejak laga pekan ke-5.
Setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Madura United di laga pekan perdana, prestasi Persis memang Maju merosot. Usai melewati pekan perdana dengan Eksis di peringkat ke-5 klasemen, Persis kemudian kalah 0-3 dari Persija Jakarta di laga home pada laga pekan ke-2 dan Membikin posisinya melorot ke peringkat 11 di pekan ke-2.
Pada pekan ke-3, Persis menahan imbang PSBS Biak dengan skor 2-2 pada laga Lawatan yang Membikin mereka tertahan di posisi 11 klasemen. Dan pada pekan ke-4, kekalahan 0-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di laga Lawatan Membikin Persis kembali melorot dan mengisi peringkat ke-14 di klasemen Begitu itu.
Posisi Muhammad Riyandi dkk makin melorot dan akhirnya masuk ke Area merah di pekan ke-5. Adalah kekalahan 1-2 dari Persijap Jepara di laga home di Stadion Manahan Solo pada 13 September 2025 Lampau yang Membikin Persis terperosok ke peringkat 17 dengan koleksi empat poin.
Sejak Begitu itu, posisi Persis Maju berkutat di peringkat tiga terbawah. Hal ini terlihat dengan Persis yang sempat merasakan puasa kemenangan di 15 pertandingan secara beruntun.
Persis juga akhirnya berpisah dengan Instruktur Peter de Roo yang sudah memimpin sejak awal musim pada jelang laga pekan ke-12 melawan PSIM Yogyakarta dan diambil alih Tithan Wulung Suryata sebagai caretaker.
Pada 16 Desember 2025, manajemen Persis akhirnya mengumumkan kembalinya Instruktur kepala Milomir Seslija, atau sebelum laga pekan ke-15.
Kemenangan yang sangat dinantikan Persis akhirnya kembali dirasakan di laga pekan ke-17 atau laga penutup di putaran pertama. Persis Pandai menang 3-2 atas Semen Padang FC di laga Lawatan.
Dan setelah Eksis di peringkat ke-18 alias juru kunci sejak pekan ke-18 hingga pekan 22, Persis merangkak naik step by step usai menorehkan kemenangan 2-1 atas Persik Kediri di laga home dan imbang tanpa gol Rival Rival Persijap di Jepara.
Akhirnya di laga pekan ke-25, kemenangan tiga gol tanpa balas Membikin Persis sementara meninggalkan Area merah dengan menempati posisi ke-15 dengan koleksi 20 poin. Posisi ini juga Tetap jauh dari kata Terjamin karena Madura United dan Semen Padang yang Eksis di peringkat ke-16 dan 17 juga punya poin yang sama dengan Persis.
Belum Tengah PSBS yang kini Eksis di posisi juru kunci, sudah punya nilai 18 alias hanya selisih dua poin saja dengan Laskar Sambernyawa. ***
