Liputanindo.id – Maudy Ayunda rela guling-gulingqn di lumpur demi perannya di Gambar hidup Para Perasuk. Maudy juga harus menjadi seekor kerbau di Gambar hidup ini.
Berperan sebagai Laksmi, Maudy Ayunda berbagi pengalaman Tak terlupakan selama proses syuting berlangsung. Maudy rela bermain lumpur di Gambar hidup garapan Wregas Bhanuteja.
“Jadi memang kayak Eksis roh kerbau, nah itu setting-nya memang di lumpur, dan saya bermain di lumpur. Itu adalah salah satu yang Tak terlupakan,” ujar Maudy Ayunda Ketika ditemui di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).
Momen Tak terlupakan itu menurut Maudy lantaran ia harus berkali-kali mengulang adegan yang sama di lumpur. Ia bahkan rela berguling-guling di lumpur sebagai bentuk totalitasnya.
“Karena kita harus take berkali-kali, harus guling-gulingan di lumpur, dan tentunya sepenuhnya basah dan dilumuri oleh lumpur gitu. Habis itu Pas-Pas mandi kita guyuran Guna selang,” tuturnya.
Pelantun “Bahtera Kertas” ini lantas mejelaskan bagaimana proses ia mendalami adegan kesurupan Berbarengan yang meguras konsentrasi. Bagi Maudy, mengosongkan pikiran Malah mempermudah dirinya Kepada Membangun berbagai gerakan kesurupan yang diinginkan Wregas.
“Saya Malah berusaha Kepada Pas-Pas mengosongkan pikiran. Karena kalau diisi kenangan atau pikiran apa pun, nanti malah kelihatan di Ungkapan. Susah banget sih mengosongkan pikiran itu,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wregas sebagai Pengarah adegan mengatakan Kepada mengarahkan akting tiap pemain di Gambar hidup Para Perasuk ini memang membutuhkan treatment yang berbeda-beda. Tertentu Kepada Maudy, Wregas mengakui treatment yang diberikan menjadi tantangan paling besar.
“Maudy, ini tantangan besar. Selama ini dia selalu main di Gambar hidup yang Habibi & Ainun, Bahtera Kertas, yang sopan-sopan. Di sini disuruh jadi kebo, kutu, bulus berguling di lumpur. Tantangannya adalah menghilangkan kesadaran kamera, pokoknya guling-guling aja lemesin otot,” kata Wregas.
Gambar hidup Para Perasuk turut dibintangi oleh Anggin C. Sasmi, Angga Yunanda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, Indra Birowo, dan Tetap banyak Tengah. Gambar hidup ini akan tayang di bioskop pada 23 April 2026.
