Liputanindo.id – Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Respati Sp.KO menyarankan masyarakat yang berusia di atas 50 tahun melakukan olahraga ringan Demi mengimbangi pola makan tinggi lemak dan kalori Ketika libur lebaran.
“Kalau (olahraga) low impact Pandai pilih bersepeda atau berjalan kaki sih,” ujar dokter Andhika, Kamis (3/4/2025).
Selain itu, dia juga menyarankan Demi olahraga yang disukai seperti renang atau berjalan di kolam renang selama 30-60 menit dan dapat dilakukan 3-5 kali dalam seminggu.
Senada, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd menyarankan agar Ketika libur Lebaran, masyarakat berolahraga ringan setidaknya 30 menit per hari. Olahraga yang dapat dilakukan seperti jalan santai, dan lainnya.
Faisal juga menyarankan agar masyarakat memperhatikan asupan makanan Ketika lebaran, termasuk menerapkan diet seimbang agar nilai gizi bagi tubuh tetap terpenuhi.
Ia menyarankan Demi menghindari memanaskan secara berulang makanan. Karena proses tersebut menyebabkan penurunan nilai gizi dan makanan terutama pada produk sayur-sayuran, makanan berlemak seperti santan yang dipanaskan berulang Pandai berubah menjadi zat berbahaya bagi tubuh.
Menghidangkan makanan sesuai Bagian gizi seimbang juga sebaiknya lakukan, hal ini dapat dilakukan dengan Panduan “isi piringku” yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan. Panduan ini Mempunyai tujuan Demi mengampanyekan konsumsi makanan sehat dan seimbang.
Dia juga mengingatkan Demi mengonsumsi makanan berserat terlebih dahulu seperti buah dan sayur, hal ini Demi mencegah lonjakan gula darah.
Lebaran yang juga identik dengan camilan manis seperti kue, camilan yang digoreng sebaiknya dibatasi atau dikurangi dan lebih memilih camilan yang lebih sehat.
“Konsumsi camilan yang lebih sehat, berupa camilan rendah gula dan tepung maupun tinggi kacang-kacangan atau buah,” pungkasnya.
