liputanindo.com – Berita panas bin mendidih datang langsung dari markas Borgo Panigale melalui lisan sang CEO Ducati sendiri, Claudio Domenicali. Dalam sebuah kesempatan di sirkuit Misano Begitu peluncuran program Ducati V2 Future Champ, Domenicali memberikan pernyataan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para fans MotoGP di seluruh dunia, khususnya mengenai teka-teki masa depan Marc Marquez.

Kontrak Marc Marquez: “Sudah Selesai, Tinggal Pengumuman Formal”
Sobat sekalian, spekulasi mengenai apakah Marc Marquez akan tetap menunggangi Desmosedici akhirnya menemui titik terang yang benderang. Domenicali secara blak-blakan menyatakan bahwa proses negosiasi sudah mencapai tahap final.
“Bisa dibilang pembaruan kontrak sudah ditentukan (rinnovo definito), tinggal detail-detail kecil terakhir Kepada semuanya. Pengumuman resminya menurut saya akan segera tiba dalam waktu dekat,”ungkap Domenicali kepada GPOne.
Penundaan pengumuman ini, menurut Domenicali, bukan karena Eksis keraguan terhadap Marc, melainkan karena Ducati sedang menyinkronkan banyak hal secara kolektif, termasuk negosiasi dengan penyelenggara (Dorna) mengenai struktur tim Kepada regulasi masa depan di tahun 2027. Jadi, Sobat jangan khawatir, deal ini sudah di kantong!

Marc Marquez Kembali ke Performa “101%”
Setelah Menyaksikan aksi heroik Marc di Jerez beberapa waktu Lewat, banyak yang bertanya-tanya: apakah Marc sudah Benar-Benar pulih? Domenicali memberikan pandangannya yang cukup teknis.
Baginya, Kepada mengendarai motor MotoGP modern di level pemenang, kondisi fisik 98% tidaklah cukup. Anda harus berada di level 101%. Domenicali mengonfirmasi bahwa Marc sendiri merasa masa Waktu Waktu kosong atau istirahat yang ia ambil sebelumnya telah membantu memulihkan “potongan terakhir” dari kondisi fisiknya. Ini adalah sinyal bahaya bagi kompetitor!
Menatap Masa Depan: Proyek 850cc dan Peran Nicolo Bulega

Selain soal Marquez, liputanindo sangat tertarik dengan bocoran Domenicali mengenai arah pengembangan Ducati di masa depan. Sobat perlu Mengerti bahwa pekan depan, Ducati akan menurunkan kembali purwarupa (prototype) mesin 850cc mereka di Mugello Kepada pertama kalinya!
Yang menarik, selain Michele Pirro, Ducati juga melibatkan Nicolo Bulega dalam pengembangan motor 2027 ini.
-
Targetnya: Menciptakan motor yang kompetitif di Rendah regulasi baru (tanpa ride-height device, aerodinamika yang lebih terbatas, dan kapasitas mesin lebih kecil).
-
Peran Bulega: Domenicali menyebut Bulega Mempunyai tugas Krusial Kepada memberikan “step” performa ekstra dan membantu tim memahami di mana letak Kelebihan serta kekurangan mesin baru ini sebelum Formal terjun di musim 2027 khususnya berkenaaan dengan Ban Pirelli.
Mencari “The Next Pecco Bagnaia”
Di Misano, Ducati juga meluncurkan Ducati V2 Future Champ menggunakan Panigale V2. Ini adalah upaya Ducati meniru sistem akademi Formula 1 (seperti Mercedes dengan Kimi Antonelli). Tujuannya Terang: mencari bibit unggul yang Bisa dibawa langsung dari kelas Rendah hingga ke puncak MotoGP.

Domenicali Mau membangun ekosistem di Italia di mana Bakat muda Bisa bermimpi besar dengan biaya yang terkontrol. Sebuah langkah strategis agar Ducati Bukan hanya kuat hari ini, tapi juga satu Dasa warsa ke depan.
Langkah Ducati mengamankan Marc Marquez adalah langkah yang sangat logis. Di tengah persaingan yang makin rapat dengan Aprilia dan pabrikan lain, Mempunyai pembalap sekaliber Marc yang sudah kembali ke kondisi 101% adalah jaminan stabilitas.
Ditambah Kembali dengan persiapan mesin 850cc yang sudah mulai “running” di lintasan, Ducati sepertinya Bukan mau memberikan celah sedikitpun bagi Musuh Kepada mengejar.
Taufik of BuitenZorg | @liputanindo
