Liputanindo.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan membahas persoalan tentang izin lapangan padel di ibu kota. Pembahasan itu dilakukan usai viral keluhan Penduduk yang merasa terganggung.
“Jadi minggu depan saya akan mengundang seluruh pihak yang Tertentu berkaitan dengan izin padel ini,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis (20/3/2026), dikutip Antara.
Pertemuan itu dilakukan Pramono karena adanya Penduduk yang mengeluh lapangan padel di dekat rumahnya bising sehingga mengganggu keseharian.
Pramono akan memerintahkan kepada jajaran Demi mempresentasikan daerah-daerah mana saja yang melanggar izin padel dan mengganggu kenyamanan Penduduk.
Selain itu, dia juga akan meminta Demi para pihak pemilik lapangan padel dipresentasikan dan juga Distrik yang keberadaan padelnya mengganggu masyarakat karena Tak sesuai dengan izin yang diberikan.
“Tentunya Pemerintah DKI Jakarta Tak segan-segan Demi mengambil tindakan tegas Demi itu,” tegasnya.
Sebelumnya viral di media sosial threads @idhm yang mengeluh lapangan padel di sebelah rumahnya bising dan mengganggu rutinitas.
“Bulan Januari Lewat adalah titik balik saya sebagai seorang Orang Sepuh, yang mana tiap hari kami sekeluarga ‘dipaksa menerima’ Bunyi-Bunyi lapangan padel fourthwall haji nawi,” tulisnya.
Ia mengaku secara proaktif melaporkan, mencatat dan mendokumentasikan kebisingan yang Terdapat dengan para tetangga. Bahkan, ia juga telah melaporkan hal tersebut melalui aplikasi JAKI.
“Dari puluhan laporan yang kami buat, Sudin terkait harus selalu berpihak dan hadir bagi pelapor/Penduduk yang terdampak. Bukan malah sebaliknya,” tulis akun tersebut.
