Ruben Amorim Dipecat Manchester United Usai Blak-Blakan Kritik Manajemen

Foto BeritaJatim.com

Manchester (Liputanindo.id) – Mulutmu harimaumu. Buntut dari terlalu terbawa emosi ketika konferensi pers, Ruben Amorim dipecat dari jabatannya sebagai tactician Manchester United.

Momen itu terjadi usai United ditahan Leeds United Minggu (4/1/2026). Demi sesi konferensi pers, Amorim blak-blakan berbicara bahwa dia kecewa dengan manajemen United. Dilansir talkSPORT, Amorim merasa bahwa wewenangnya dibatasi oleh manajemen.

Menurut dia, manajemen ingkar janji. Ketika memutuskan sepakat Serempak United, Amorim bersedia lantaran dia dijanjikan posisi sebagai manager bukan Instruktur kepala. Tetapi pada kenyataannya, menurut Amorim, dia Tak terlalu leluasa menentukan tim terutama Demi bursa transfer.

“Sebaiknya Segala orang melakukan pekerjaan sesuai dengan job desc. Termasuk direktur olahraga (Jason Wilcox, Red)” sentil Amorim dilansir Daily Mail.

Sindiran Amorim itu ditujukan kepada manajemen United yang enggan menambah pemain pada bursa transfer Januari ini. Padahal, menurut Amorim, kuasanya sebagai manager Bisa menentukan hal itu.

Padahal, pembelian Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Bryan Mbeumo awal musim ini juga keinginan Amorim. Total, United mengeluarkan GBP194 juta (Rp4,34 triliun) Kepada tiga pemain itu.

Elemen lainnya dari pemecatan Amorim adalah performa di lapangan. Dari sebelas laga terakhir di Segala ajang, United hanya merasakan tiga kemenangan.

Itu belum termasuk finis di posisi 15 musim Lampau. Artinya, keputusan memecat Amorim juga Cocok Apabila hanya dilihat dari statistik tim. (dio)