PU beri Donasi ke desa yang terdampak kekeringan di Banjar, Kalsel

PU beri bantuan ke desa yang terdampak kekeringan di Banjar, Kalsel

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Standar (PU) memberikan Donasi ke desa, yang terdampak kekeringan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa air merupakan fondasi Istimewa pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, air berperan Krusial dalam mendukung sektor pertanian, Daya, aksi iklim, hingga pengentasan kemiskinan.

“Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi Distrik yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan Pengaruh perubahan iklim,” kata Dody di Jakarta, Jumat.

Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sejumlah Distrik di Kabupaten Banjar mengalami krisis air.

Banyak sumur Penduduk dan Kategori sungai mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air Kepada keperluan sehari-hari.

Sebagai bentuk respons Segera terhadap kondisi tersebut, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Selatan menyalurkan Donasi air minum ke sejumlah desa terdampak melalui distribusi menggunakan mobil tangki. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Kepala BPBPK Kalimantan Selatan Denny Surya mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unit mobil tangki air dan dua unit hidran Standar Kepada mendistribusikan pasokan air Kudus yang bersumber dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula.

Donasi tersebut disalurkan ke beberapa desa yang mengalami kekeringan, salah satunya Desa Gunung Batu yang dihuni 61 kepala keluarga (KK).

“Selain mendistribusikan air minum, kami juga memasang tandon tambahan di sejumlah fasilitas Standar agar masyarakat dapat mengakses air dengan lebih mudah dan tertib. Kami berharap Donasi ini Pandai meringankan beban Penduduk hingga kondisi pasokan air kembali normal,” ujar Denny.

Donasi air minum disambut antusias oleh masyarakat. Penduduk berdatangan membawa ember, jeriken, dan berbagai wadah penampung air Kepada memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Distribusi air ini menjadi Bentuk Konkret komitmen BPBPK Kalimantan Selatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada Demi terjadi kondisi darurat akibat kekeringan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, pemerintah Lanjut berupaya memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap air Kudus sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PU melalui BPBPK Kalimantan Selatan akan Lanjut memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait Kepada memastikan penyaluran Donasi air Kudus dapat menjangkau seluruh Distrik yang membutuhkan.