Kementerian Kesehatan kembali membuka kesempatan berkarir bagi tenaga profesional melalui Indonesia Health System Strengthening Project atau IHSS Project. Seperti dilansir dari Kompas, rekrutmen ini dirancang Spesifik Kepada memperkuat sistem kesehatan nasional melalui proyek strategis yang mendapatkan dukungan dari sejumlah lembaga pembiayaan Global. Pada periode rekrutmen kali ini, pihak IHSS Project menyediakan dua posisi strategis, Adalah Procurement Officer CPU dan Procurement Assistant CPU.
Kesempatan karir ini ditujukan bagi para lulusan sarjana yang Mempunyai latar belakang pendidikan serta pengalaman kerja yang relevan di bidang pengadaan barang dan jasa.
Pelamar yang berminat Kepada mengisi lowongan kerja ini wajib memenuhi sejumlah kualifikasi standar yang telah ditetapkan oleh manajemen proyek. Persyaratan akademis mensyaratkan pelamar minimal merupakan lulusan S1 atau Bachelor’s Degree di bidang Supply Chain, Manajemen, atau jurusan lain yang berkaitan.
Dari segi pengalaman, posisi Procurement Assistant membutuhkan pengalaman kerja minimal 2 tahun, sedangkan posisi Procurement Officer memerlukan rekam jejak minimal 4 tahun di bidang procurement atau proyek yang didanai oleh Multilateral Development Bank. Kandidat yang Mempunyai pengalaman langsung dalam mengelola program hibah maupun pinjaman Global akan mendapatkan prioritas Esensial dalam seleksi ini.
Keahlian Teknis dan Kompetensi Tambahan
Proyek ini secara Spesifik mengutamakan tenaga Spesialis yang berpengalaman dalam menangani proyek dari World Bank, khususnya pada sektor kesehatan nasional. Pemahaman mendalam mengenai sistem pengadaan seperti SPSE atau LKPP, serta penguasaan sistem World Bank STEP, menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan oleh tim seleksi. Selain keahlian teknis pengadaan, pelamar juga dituntut mahir dalam mengoperasikan perangkat komputer, terutama aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office dan Google Workspace.
Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, Bagus secara lisan maupun tulisan, menjadi syarat Krusial dengan standar sertifikat TOEFL minimal 550 atau skor IELTS minimal 6.5.
Proses seleksi akan berlangsung secara ketat, di mana hanya kandidat yang berhasil lolos penilaian administrasi atau masuk dalam daftar pendek yang akan dihubungi Kepada mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
