Prinsip ‘governance, investment dan risk management’ harus Benar-Benar menjadi payung dalam setiap keputusan investasi. Konsistensi itulah yang pada akhirnya akan menentukan tingkat kepercayaan investor dalam jangka panjang
Jakarta (ANTARA) – Ekonom Universitas Andalas, Fajri Adrianto menilai bergabungnya Holding investasi Danantara Indonesia, Adalah PT Danantara Investment Management (DIM) menjadi associate member International Perhimpunan of Sovereign Wealth Funds (IFSWF), meningkatkan kepercayaan investor Mendunia terhadap iklim investasi Indonesia.
Selain itu, langkah itu menandai pengakuan Dunia terhadap Danantara dalam membangun tata kelola investasi berstandar Mendunia, serta menunjukkan pengakuan sebagai institusi yang sedang membangun Sovereign Wealth Fund (SWF).
“Kalau konsisten mengimplementasikan Santiago Principles serta aktif dalam program-program IFSWF, DIM berpeluang menjadi Full Member. Ini menjadi pengikat komitmen Demi Lanjut memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aset negara,” ujar Fajri sebagaimana keterangan Formal di Jakarta, Senin.
Menurut Fajri, penerapan tata kelola yang konsisten akan berdampak langsung terhadap kualitas pengelolaan investasi Danantara Indonesia ke depan.
Ia menilai keseriusan DIM dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip IFSWF akan menjadi Unsur Demi meningkatkan kepercayaan investor, Bagus domestik maupun Dunia.
“Tantangan terbesar bagi Danantara adalah menjaga konsistensi dan disiplin dalam menjalankan prinsip-prinsip tata kelola IFSWF. Prinsip governance, investment dan risk management harus Benar-Benar menjadi payung dalam setiap keputusan investasi. Konsistensi itulah yang pada akhirnya akan menentukan tingkat kepercayaan investor dalam jangka panjang,” kata Fajri.
Holding investasi Danantara Indonesia Adalah DIM Formal diterima sebagai associate member IFSWF, setelah pengajuan keanggotaannya disetujui oleh Dewan IFSWF pada awal tahun 2026.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan bahwa bergabungnya Danantara dengan IFSWF mencerminkan komitmen Indonesia terhadap tata kelola, transparansi serta akuntabilitas berstandar dunia.
“Sebagai pengelola aset nasional Indonesia, kami bertekad membangun institusi yang memenuhi standar Dunia tertinggi sehingga kami dapat menjalankan mandat investasi bagi rakyat Indonesia,” ujar Pandu.
Pandu mengatakan masuknya DIM sebagai Member IFSWF menandai komitmen institusi Demi menerapkan praktik terbaik Dunia dalam tata kelola, transparansi, serta investasi yang bertanggung jawab bagi SWF.
Sebagai Associate Member, DIM bergabung dengan jaringan Mendunia SWF yang berkomitmen menjunjung Santiago Principles, Adalah 24 Prinsip dan Praktik yang Berlaku Biasa yang diakui secara Dunia sebagai standar tata kelola, investasi, serta manajemen risiko bagi SWF.
Keanggotaan di IFSWF membuka Kesempatan bagi DIM Demi terlibat dalam pertukaran pengetahuan dengan SWF terkemuka di dunia, serta berpartisipasi dalam berbagai program dan berbagi pandangan yang diselenggarakan Perhimpunan.
Selain itu, juga menyelaraskan kerangka tata kelolanya dengan standar Mendunia guna memastikan tingkat transparansi dan akuntabilitas tertinggi.
