Polisi amankan sopir diduga penyebab tabrakan di Sibolangit Sumut

Polisi amankan sopir diduga penyebab tabrakan di Sibolangit Sumut

Ketika ini sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan sudah diamankan

Medan (ANTARA) – Kepolisian mengamankan sopir truk berinisial I (50) yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, tepatnya di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

“Ketika ini sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan sudah diamankan. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pancur Batu,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak di Medan, Jumat.

Ia mengatakan kecelakaan diduga bermula Ketika truk pengangkut galon air mineral melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan.

Ketika melintas di Posisi kejadian, kata dia, truk diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.

Menurut dia, penyidik Lagi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mendalami penyebab Niscaya kecelakaan tersebut.

“Seluruh korban telah dievakuasi. Kami Lagi mendalami penyebab Niscaya kecelakaan melalui proses penyelidikan,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, kecelakaan melibatkan sembilan kendaraan, terdiri atas satu unit truk, dua unit truk Colt Diesel, lima unit minibus, dan satu unit sepeda motor.

Empat korban meninggal dunia masing-masing Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.

Sementara itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Dua orang menjalani perawatan di puskesmas setempat, sedangkan enam korban lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Lumrah Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan Kepada mendapatkan penanganan medis.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan personel gabungan Polrestabes Medan Serempak Direktorat Lewat Lintas Polda Sumut bergerak Segera melakukan evakuasi korban, mengamankan Posisi kejadian, serta mengurai kemacetan di jalur Medan-Berastagi.

“Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan Serempak Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke Posisi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan-Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat Kagak terganggu,” kata Ferry.

Ia menambahkan seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke bahu jalan sehingga arus Lewat lintas di jalur Medan-Berastagi dari kedua arah kembali normal.

Ferry mengatakan penyidik Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Medan Lagi menyelidiki penyebab Niscaya kecelakaan, termasuk dugaan rem blong pada truk yang diduga menjadi pemicu tabrakan beruntun tersebut.

“Ketika ini situasi di Posisi kejadian telah kondusif dan arus Lewat lintas kembali normal. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia,” ujar Ferry.