Tim Redaksi Liputanindo | 18 Juli 2026
Perbandingan Generasi Konsol Menjelang 2026
Memasuki tahap akhir tahun 2025, wacana mengenai relevansi PlayStation 4 terus menjadi perbincangan di kalangan penggemar gim. Meskipun PlayStation 5 telah lama mengambil alih sebagai konsol kelas atas dengan peningkatan teknologi, PS4 tetap menjadi alternatif populer bagi kalangan tertentu. Latar belakangnya adalah pertumbuhan yang pesat dalam dunia konsol mainan elektronik, terutama sejak kehadiran PlayStation 5 yang membawa banyak perbaikan signifikan. Namun demikian, daya tarik PS4 belum sepenuhnya memudar, terutama karena jumlah gim-nya yang sangat besar serta harga jual yang semakin terjangkau.
Perbedaan Desain dan Fungsi Antara Dua Generasi
Secara tampilan, konsol PS5 menampilkan bentuk futuristik berwarna dominan putih dengan sentuhan hitam, berbeda dari PS4 yang lebih mempertahankan estetika klasik bernuansa gelap. Ukuran PS5 juga lebih besar dibanding versi pendahulunya, terutama karena pertimbangan aliran udara yang dirancang untuk mengurangi panas saat digunakan dalam periode panjang. Meskipun demikian, varian Digital Edition dari PS5 hadir dalam dimensi yang sedikit lebih kompak karena tidak dilengkapi dengan drive Blu-ray. Fleksibilitas penggunaan juga menjadi pertimbangan desain, di mana PS5 bisa ditempatkan secara vertikal maupun horizontal, sementara PS4 umumnya digunakan dalam posisi mendatar.
Kualitas Visual dan Koleksi Konten
Dari sisi resolusi gambar, PS5 unggul jauh dengan kemampuan menampilkan output 4K bahkan hingga 8K, serta refresh rate hingga 120 Hz. Sebaliknya, PS4 standar hanya mendukung maksimal 1080p, kecuali PS4 Pro yang bisa mencapai 4K. Peningkatan ini secara nyata memengaruhi pengalaman bermain, membuat grafis di PS5 terasa lebih halus dan tajam. Selain itu, game terbaru mulai banyak yang dikembangkan eksklusif untuk PS5, termasuk Spider-Man 2 dan remake The Last of Us Part I sejak 2024, sehingga konsol generasi sebelumnya mengalami keterbatasan akses.
Di sisi lain, PS5 tetap menjalankan sebagian besar koleksi PS4, memberikan keuntungan bagi yang ingin melanjutkan permainan lamanya. Namun, pengguna yang memiliki banyak gim fisik perlu memperhatikan bahwa PS5 Digital Edition tanpa drive tidak bisa memainkan cakram PS4. Solusinya adalah memilih model PS5 standar yang menyertakan drive tersebut. Tidak ada keraguan bahwa konsol baru menawarkan performa lebih tinggi, waktu muat yang cepat, serta grafis yang lebih realistis, yang sebanding dengan selisih harganya.
Keputusan Membeli: Pertimbangan Anggaran dan Kepentingan
PS4 masih dianggap layak secara finansial bagi mereka yang memiliki dana terbatas, gamer pemula, atau mereka yang ingin menikmati katalog gim legendaris seperti The Last of Us Part II, God of War, Red Dead Redemption 2, dan Horizon Zero Dawn. Untuk aktivitas bermain kasual, kinerjanya tetap memadai. Namun, bagi yang ingin menikmati pengalaman terkini dengan kualitas visual terbaik serta proyeksi jangka panjang, PS5 tetap pilihan yang lebih strategis.
Kedepan, diprediksi semakin sedikit gim baru yang mendukung PS4, sehingga konsol ini lebih cocok untuk pengguna yang tidak memprioritaskan rilis terbaru. Dengan semua pertimbangan tersebut, keputusan membeli PS4 di akhir tahun 2025 masih bisa diterima, tergantung pada kebutuhan dan target penggunaan masing-masing individu.
Sumber: antaranews.com
