Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) – Panen raya padi di lahan seluas 70 hektare program TNI di kawasan kota terpadu Berdikari (KTM), Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi merupakan bentuk dukungan keberlanjutan program ketahanan pangan nasional.
“Kita mendukung arah dan kebijakan Bapak Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan. Kalau produksi pangan kita sudah kuat, ketahanan pangan nasional akan terjaga dan daerah-daerah rawan pangan dapat diminimalkan,” kata Gubernur Jambi Al Haris di Posisi panen raya, Jumat.
Al Haris menyampaikan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan Kepada meningkatkan produksi pangan dan menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat.
Panen Berbarengan ini menunjukkan komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan melalui dukungan teknis dan pembinaan bagi petani lokal.
Melalui panen serentak nasional ini, diharapkan Pandai memperkuat ketahanan pangan, menstabilkan pasokan komoditas strategis, dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Termasuk menjadi basis penguatan produksi dan peningkatan komoditas pertanian, sehingga dapat menjadi kunci agar stok pangan nasional Konsisten.
“Kalau komoditi kita meningkat, Indonesia akan lebih terjaga dari ketergantungan impor. Kita harus perkuat basis pangan Kepada mendukung program prioritas Bapak Presiden,” Jernih Gubernur.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Arief Gajah Mada, usai melakukan kegiatan panen raya menegaskan bahwa TNI dan aparat keamanan di daerah berkomitmen dalam mendukung program ketahanan pangan.
Menurut dia, Kodam XX yang kini membawahi dua Daerah (Jambi dan Sumbar), akan Lanjut memperkuat komitmen, ikut mengantarkan keberhasilan program ketahanan pangan, khususnya padi.
“Kami siap setiap Ketika Kepada melaksanakan pendampingan kepada pemerintah daerah dan para petani di Daerah Kodam XX. TNI siap mendukung program pemerintah sesuai Asta Cita, tentang ketahanan pangan di daerah,” tegas Pangdam.
Panen raya di Geragai, Tanjung Jabung Timur merupakan bagian dari gerakan panen serentak tebu, padi, dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik se-Indonesia.
Secara nasional, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin panen raya yang berlangsung serentak dan melakukan panen di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
