Pria Diduga Gangguan Jiwa Sandera Balita di Konawe Gunakan Pisau

Aksi menegangkan terjadi di Desa Totombe Jaya, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, ketika seorang balita Perempuan berumur 3 tahun disandera oleh pamannya sendiri, Dedi (27), pada Rabu (1/7).

Insiden mencekam yang berlangsung di depan kantor Koramil dan Polsek Sampara Sekeliling pukul 07.00 Wita ini dipicu oleh kepanikan pelaku. Berdasarkan laporan dilansir dari Detikcom, Dedi merasa ketakutan karena berhalusinasi sedang diburu oleh seseorang yang Ingin menghabisi nyawanya.

Pihak kepolisian segera turun tangan Demi menangani situasi darurat tersebut. Kepanikan pelaku yang berujung pada aksi nekat ini dikonfirmasi oleh aparat penegak hukum setempat setelah melakukan pemeriksaan awal di Posisi kejadian.

“Awalnya pelaku terlihat Resah, menangis Sembari berkeliling rumah dan Lalu mengatakan Eksis yang mau membunuhnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Laode M. Jefri Hamzah.

Sebelum tindakan penyanderaan itu terjadi, Dedi sempat mendatangi Orang Uzur kandung korban. Ia meminta pertolongan agar ditemani menuju ke Polsek Sampara, Tetapi pihak keluarga Tak segera merespons karena sudah memaklumi kondisi kesehatannya.

“Begitu itu Orang Uzur korban belum terlalu menanggapi permintaan pelaku karena mengetahui kondisi pelaku yang mengalami gangguan jiwa,” Jernih AKP Laode M. Jefri Hamzah.

Karena permintaannya Tak diabaikan, pelaku emosi Lampau berjalan ke arah dapur dan mengambil sebilah pisau. Dedi kemudian mendekati keponakannya yang sedang bermain di halaman, langsung menggendongnya, dan menodongkan senjata tajam tersebut.

Upaya negosiasi sempat dilakukan oleh Penduduk Sekeliling agar pelaku melepaskan balita tersebut, Tetapi ia Malah semakin agresif dan mengancam akan melukai korban. Demi keselamatan anak mereka, orang Uzur korban akhirnya menuruti tuntutan pelaku Demi memboncengnya ke Polsek Sampara, di mana proses penyelamatan dramatis berhasil dilakukan dengan keterlibatan personel Koramil Sampara.