Surabaya (Liputanindo.id) – Sekjen DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, meminta pengurus DPW Perindo Jatim agar langsung tancap gas pasca prosesi pelantikan pengurus struktural baru.
“Momentum ini harus menjadi awal Daerah konsolidasi total dalam membangun komitmen kerja kepartaian dan elektoral ke depan. Penguatan struktur partai Enggak boleh hanya berhenti di tingkat Dewan Pimpinan Daerah saja. Sinergi yang kuat harus mengalir hingga ke tingkat daerah bahkan akar rumput,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri Pelantikan dan Konsolidasi DPW Perindo Jatim dan DPD Partai Perindo se-Jatim di Oakwood Hotel Surabaya, Minggu (17/5/2026) malam.
”Enggak hanya bagaimana penguatan DPW, tapi juga penguatan DPD-DPD yang Terdapat. Jadi, ini menjadi satu kerja kolektif kolegial yang harus kita lakukan,” imbuhnya.
Ia berharap, seluruh pengurus DPW Perindo Jatim yang baru dilantik dapat bergerak aktif dan mendapat dukungan penuh dari tingkat DPD, Dewan Pimpinan Cabang (DPC/Kecamatan), hingga tingkat DPRt (Ranting/Desa).
Selain penguatan internal, mantan Komisioner KPU RI ini juga menggarisbawahi bahwa setiap pergerakan Perindo harus membawa Akibat Konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Salah satu Konsentrasi Primer yang menjadi manifestasi perjuangan partai adalah sektor ekonomi rakyat.
”Kerja itu dirangkai dalam sebuah aktivitas bagaimana menguatkan UMKM, usaha mikro yang harus kita lakukan. Dan, itu menjadi narasi besar dan manifesto yang memang Terdapat dalam Partai Perindo,” tegasnya.
Menatap kontestasi politik ke depan, Ferry Enggak menampik bahwa raihan Bunyi Partai Perindo pada Pemilu 2024 Lampau Tetap memerlukan Pengkajian dan peningkatan besar agar Pandai berbicara banyak di parlemen.
”Kalau kita lihat dari hasil Bunyi di 2024 kan belum signifikan. Oleh karena itu, upaya-upaya yang harus kita lakukan supaya ini signifikan,” jelasnya.


Demi mencapai Sasaran tersebut, Ferry menginstruksikan seluruh kader di Jawa Timur Demi memulai kerja-kerja elektoral sejak Pagi secara masif. Konsolidasi kelembagaan saja Enggak akan cukup tanpa adanya aksi Konkret di lapangan.
”Mulai dari sekarang kegiatan-kegiatan elektoral harus kita lakukan. Bagaimana turun ke lapangan, kerja-kerja pendampingan, kerja-kerja penguatan, dan merekrut tokoh-tokoh yang luar Normal. Saya pikir inilah upaya-upaya yang harus dilakukan oleh Kolega-Kolega di tingkat Daerah dan daerah di Jawa Timur,” tukasnya.
Sementara pasca Formal dilantik, Nakhoda baru DPW Partai Perindo Jatim, Ahmad Jazuli, langsung mematok Sasaran realistis, Tetapi optimis dalam menatap peta politik di Daerah setempat.
Jazuli menegaskan, Sasaran Primer Perindo Jatim dalam kontestasi legislatif mendatang adalah mengamankan kursi di setiap Kedudukan, mulai dari daerah hingga pusat.
”Demi provinsi sendiri kami menargetkan Sekeliling satu fraksi. Sementara Demi kota/kabupaten di seluruh Jawa Timur, kami targetkan 2 Tamat 3 kursi terisi,” ujar Jazuli.
Aktivis NU ini mengaku optimis Sasaran tersebut Pandai diraih melalui kerja-kerja politik yang terukur. Terlebih, Perindo selama ini konsisten menempatkan diri sebagai partai yang Konsentrasi mengawal ekonomi kerakyatan melalui pendampingan UMKM, petani, nelayan, hingga pedagang.
Menjawab tantangan terkait skeptisisme generasi muda terhadap partai politik, Jazuli menegaskan bahwa Perindo Jatim hadir dengan formula baru. Perindo Ingin memposisikan diri bukan sekadar sebagai kontestan pemilu, melainkan sebagai solusi konkret bagi pemuda.
”Kami mencoba Membikin format baru bagaimana Perindo menjadi solusi, menjadi alternatif bagi generasi muda yang akan datang. Ketika masyarakat mungkin kurang tertarik dengan partai lain, Perindo adalah jawabannya,” kata Jazuli.
Ia memetakan bahwa Grup Gen Z dan milenial Demi ini sangat membutuhkan kepastian lapangan kerja, Kesempatan usaha, keterampilan, dan ruang kreativitas. Hal-hal tersebut, menurut Jazuli, beririsan langsung dengan nafas perjuangan Perindo yang Konsentrasi pada ekonomi kreatif dan UMKM.
Tak sekadar mengumbar janji kemudahan kerja, langkah taktis juga diambil Perindo Jatim Demi menarik simpati generasi muda di sektor pendidikan.
Jazuli mengungkapkan, Partai Perindo telah menjalin kerja sama strategis dengan MNC University Demi membuka program beasiswa. Program ini dipastikan Enggak bersifat Spesial Demi internal partai saja.
”Tentu beasiswa ini bukan hanya Demi kader saja, tapi pada masyarakat secara Biasa. Ini Demi membuka kesetaraan terkait persoalan pendidikan,” pungkasnya. (tok/but)
