Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran menghadiri Rapat Paripurna DPR RI membahas RAPBN 2027.
- Sidang membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun Anggaran 2027.
- Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut RAPBN 2027 harus Pandai menciptakan pertumbuhan ekonomi berkualitas.
- Pemerintah diminta mengantisipasi risiko ekonomi Dunia sekaligus menjaga kesejahteraan rakyat.
Jakarta (Liputanindo.id) – Presiden Prabowo Subianto Berbarengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 tersebut dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati.
Sebanyak 451 Member DPR RI hadir dalam sidang yang juga diikuti para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, hingga ketua Lazim partai politik nasional.
Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Turut hadir pula pimpinan MPR RI dan DPD RI, Ketua BPK RI Isma Yatun, Ketua Mahkamah Akbar Sunarto, Ketua KPK Setyo Budiyanto, serta sejumlah ketua Lazim partai politik seperti Ketua Lazim Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Lazim Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Lazim PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua Lazim PKS Al Muzzammil Yusuf, Ketua Lazim PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Lazim Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam pengantarnya, Puan Maharani mengatakan Rapat Paripurna kali ini menjadi momentum spesial karena Presiden Prabowo hadir langsung menyampaikan KEM dan PPKF RAPBN 2027 di hadapan DPR RI.
“KEM PPKF Tahun Anggaran 2027, merupakan rancangan awal sebagai dasar dalam menyusun APBN Tahun Anggaran 2027, yang Mempunyai arah kebijakan ekonomi makro serta arah kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara,” katanya.
Puan menegaskan KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 Mempunyai peran strategis karena Kagak hanya berkaitan dengan postur APBN yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga menjadi instrumen Buat mengantisipasi risiko ekonomi Dunia maupun domestik.
“Akan tetapi juga mengantisipasi berbagai risiko ekonomi yang dapat ditimbulkan Bagus dari dalam maupun luar negeri,” lanjut Puan.
Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Mahluk dan Kebudayaan (Menko PMK) itu juga menyebut KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 diharapkan Pandai menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi berkualitas.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kagak cukup hanya berorientasi pada peningkatan Bilangan Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga harus Pandai menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Yakni pertumbuhan yang Kagak hanya berorientasi pada peningkatan Bilangan Produk Domestik Bruto yang tinggi semata, tetapi juga pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan Pendapatan rakyat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan,” tuturnya.
“Memperkuat daya saing, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia,” sambung Puan.
Lebih lanjut, Puan mengatakan Dugaan makro dan arah fiskal dalam KEM PPKF juga menjadi sinyal Krusial bagi investor, dunia usaha, pemerintah daerah, dan pelaku pasar terkait arah perekonomian nasional pada 2027.
“Isi dari KEM PPKF Tahun 2027, juga selalu menjadi Asa bagi seluruh rakyat Indonesia, Buat dapat merasakan manfaat dari pembangunan nasional, sehingga kehidupan rakyat semakin mudah dan sejahtera,” ungkap cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.
Menurut Puan, kehadiran Presiden Prabowo dalam sidang paripurna tersebut menjadi momentum strategis Buat menegaskan bahwa RAPBN 2027 diarahkan bagi kepentingan rakyat di tengah situasi Dunia yang Tetap penuh ketidakpastian.
“Terutama di situasi Dunia yang Kagak menentu Demi ini,” tambahnya.
Di akhir pengantar sidang, Puan Maharani kemudian mempersilakan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 di podium sidang paripurna DPR RI.
“Kepada Kerabat Presiden kami mempersilakan,” ujar politikus PDI Perjuangan itu. [hen/beq]
