Jelang Bali United Vs Persebaya: Ujian Berat Bajul Ijo di Pulau Dewata

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Lahga ini akan berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Dalam lawatan ke Pulau Dewata, Persebaya dipastikan Tak dapat menurunkan dua pemain Krusial, Milos Raickovic dan kapten tim Bruno Moreira, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Meski kehilangan sejumlah pilar, Instruktur Persebaya Bernardo Tavares tetap Menurunkan optimisme tinggi terhadap kedalaman skuadnya.

“Kami Tak hanya punya sebelas pemain. Ketika satu atau dua pemain Tak Dapat tampil, pemain lain harus siap mengambil kesempatan dan menunjukkan perkembangan mereka,” ujar Bernardo.

Absennya Milos membuka Kesempatan bagi gelandang muda Toni Firmansyah Demi kembali mengisi lini tengah Bajul Ijo. Pemain berusia 21 tahun itu mengaku banyak belajar dari para pemain senior yang selama ini mendampinginya.

“Saya sangat Berhasil Dapat belajar dari mereka. Banyak hal yang saya pelajari, terutama soal membaca tempo permainan dan menjaga posisi,” kata Toni.

Toni menilai komunikasi di lini tengah menjadi Unsur krusial. Francisco Rivera kerap memberi arahan Begitu fase menyerang, sementara Milos selama ini berperan besar dalam menjaga keseimbangan permainan ketika bertahan.

“Kalau kembali dipercaya bermain, tentu saya Ingin tampil maksimal. Apalagi pertandingan ini dimainkan di kandang Bali United,” jelasnya.

Di lini belakang, performa Persebaya menunjukkan grafik positif. Duet bek tengah Leo Lelis dan Risto Mitrevski tampil semakin solid dari laga ke laga. Dalam lima pertandingan terakhir Begitu keduanya menjadi starter, Persebaya mencatat dua clean sheet dan hanya kebobolan dua gol.

Kekompakan lini pertahanan juga ditopang oleh kontribusi lini tengah serta peran Jefferson Silva dan Catur Pamungkas di sektor bek sayap.

“Kami merasa chemistry semakin Bagus dari pertandingan ke pertandingan. Sekarang kami lebih memahami pergerakan satu sama lain, dan itu Membangun pertahanan lebih terorganisasi,” ungkap Leo Lelis.

Sementara itu, laga ini menjadi momentum Krusial bagi Bali United Demi Terbangun setelah kekalahan 2-5 dari Persebaya pada pertemuan pertama di Surabaya. Instruktur Bali United Johnny Jansen menegaskan timnya Tak Menyantap remeh kekuatan Rival meski Persebaya datang dengan sejumlah pemain absen.

“Mereka tim yang bagus, Mempunyai transisi Segera dan penguasaan bola yang rapi. Kekalahan 5-2 di Surabaya menjadi pelajaran Krusial bagi kami. Laga besok Jernih Tak mudah dan kami harus bermain maksimal Demi mendapatkan hasil positif,” ujar Johnny Jansen.

Instruktur asal Belanda tersebut berharap tren positif Bali United dapat berlanjut. Sebelumnya, Serdadu Tridatu sempat mencatat tujuh pertandingan tanpa kekalahan, termasuk enam laga dengan catatan nirbobol.

“Catatan itu menjadi modal Krusial. Kami Ingin menjaga konsistensi, terutama di lini pertahanan, dan menerapkannya kembali di pertandingan besok,” katanya.

Pertandingan ini juga menjadi pertemuan perdana Johnny Jansen dan Bernardo Tavares di sisi lapangan. Keduanya sama-sama berasal dari Eropa dan dikenal Mempunyai pendekatan taktik yang menitikberatkan pada transisi permainan.

“Saya belum mengenalnya secara pribadi, tetapi dia Instruktur yang bagus dengan rencana permainan yang Jernih. Besok kami akan Bersua langsung di lapangan,” tutur Johnny.

Meski Persebaya kehilangan Bruno Moreira dan Milos Raickovic, Bali United juga menghadapi kondisi serupa dengan absennya Brandon yang Lagi menjalani pemulihan cedera. Tetapi Johnny menegaskan situasi tersebut Tak akan mengurangi kualitas pertandingan.

“Mereka kehilangan beberapa pemain dan kami juga kehilangan Brandon. Tetapi ini bukan Argumen. Persebaya tetap membawa pemain berkualitas dan kedua tim Niscaya Ingin menang. Saya Percaya pertandingan akan berjalan ketat,” pungkasnya. [faw/aje]