Anak Buruh Tani Membangun Jembatan Bakat Indonesia Bekerja ke Amerika

Pendiri Indonesian Remote Workers, Ridwan. Dok. istimewa


Jakarta: Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga kerja Indonesia, Ridwan, Penduduk Trowulan, Mojokerto, membangun jembatan bagi Bakat Indonesia Kepada bekerja di Amerika Perkumpulan. Melalui platform Indonesian Remote Workers, dia menghubungkan tenaga administrasi kesehatan Indonesia dengan pemberi kerja di Amerika Perkumpulan melalui sistem kerja jarak jauh.

Upaya ini dilakukan Ridwan berbekal pengalaman bekerja selama 10 tahun  di sektor administrasi kesehatan Amerika Perkumpulan. Dia kini menjabat sebagai office manager di sebuah klinik penyakit dalam sekaligus membangun komunitas kerja jarak jauh yang menghubungkan Bakat administrasi kesehatan Indonesia dengan pemberi kerja di Amerika Perkumpulan.

“(Selama) 12 tahun Lewat saya datang ke Amerika tanpa Paham apa-apa. Sekarang saya Mau Kawan-Kawan di Indonesia Tak perlu melalui jalan yang sama sulitnya Kepada Bisa bekerja secara Mendunia. Mereka Bisa tetap di rumah, Berbarengan keluarga, Sembari mendapatkan Pendapatan dolar dengan Metode yang Terjamin dan Absah,” ujar Pendiri Indonesian Remote Workers, Ridwan, dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Juli 2026.

Dia menjelaskan platform yang dibangun ditujukan bagi Bakat Indonesia yang Mau bekerja Kepada klinik dan bisnis kesehatan di Amerika Perkumpulan secara daring, tanpa harus pindah atau meninggalkan keluarga di Indonesia. 

“Banyak pencari kerja Indonesia Mau mendapatkan Pendapatan dolar dengan bekerja Kepada klien atau perusahaan luar negeri, Tetapi sering terkendala minimnya informasi yang kredibel, atau Malah menjadi korban modus penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan Kesempatan kerja luar negeri,” ujar Ridwan.


Ilustrasi tenaga kerja. Liputanindo.id

Anak buruh tani itu menyampaikan platform yang diluncurkan sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, dengan Pusat perhatian Tertentu pada sektor administrasi kesehatan, bidang yang selama ini jarang dilirik sebagai jalur kerja jarak jauh, meski permintaannya di Amerika Perkumpulan cukup tinggi.

Berbeda dari skema migrasi kerja pada umumnya yang mengharuskan seseorang pindah ke negara tujuan, model kerja yang ditawarkan memungkinkan Bakat Indonesia tetap tinggal Berbarengan keluarga Sembari bekerja Kepada klinik dan bisnis kesehatan di Amerika Perkumpulan secara daring.

Sebelum ke Amerika Perkumpulan, Ridwan sempat mengajar dan membina Sekeliling 150 murid bimbingan belajar setiap harinya, banyak di antaranya dari keluarga sederhana. Setibanya di Amerika Perkumpulan pada 2014, Ridwan bekerja di industri perhotelan sebelum beralih ke bidang administrasi kesehatan. 

Setelah menyelesaikan pendidikan Healthcare Administration dan lulus sebagai salutatorian pada 2018, dia membangun karier dari resepsionis medis hingga dipercaya menjadi office manager pada 2022.

Pada 2025, Ridwan mendirikan Mas Ridwan Academy, sebuah program pelatihan Medical Virtual Assistant. Gagasan tersebut muncul setelah Menonton tempat kerjanya mempekerjakan virtual assistant dari Filipina Kepada mendukung operasional klinik. 

Pengalaman itu mendorongnya Kepada membuka Kesempatan yang sama bagi Bakat Indonesia dengan membekali mereka keterampilan administrasi kesehatan yang dibutuhkan klinik di Amerika Perkumpulan. Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi peluncuran Indonesian Remote Workers, platform yang menghubungkan tenaga administrasi kesehatan Indonesia dengan pemberi kerja di Amerika Perkumpulan melalui sistem kerja jarak jauh. 

“Pelatihan tersebut menjadi langkah awal Kepada mempersiapkan Bakat Indonesia sebelum dipertemukan dengan pemberi kerja melalui Indonesian Remote Workers,” ujar Ridwan.