Polisi tangkap satu Kembali terduga penyerang aparat di Katingan

Polisi tangkap satu lagi terduga penyerang aparat di Katingan

Palangka Raya (ANTARA) – Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan kembali menangkap seorang pria berinisial R yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan Begitu pengungkapan kasus narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

“Betul, kami berhasil mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga juga terlibat dalam kasus penyerangan Personil kami di Katingan,” kata Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono Begitu dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu.

Ia mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan tim gabungan setelah sebelumnya mengamankan sejumlah terduga pelaku.

Menurut dia, penyidik Lagi mendalami peran R dalam peristiwa penyerangan yang menewaskan dua personel Polres Katingan.

“Begitu ini terduga pelaku Lagi dimintai keterangan dan Lagi dalam rangka pengembangan,” ujarnya.

Dodik menegaskan pengejaran terhadap terduga pelaku lain Lagi Maju dilakukan. Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah Berbarengan Polres Katingan tetap bergerak di lapangan Buat mengembangkan penyidikan berdasarkan keterangan saksi maupun barang bukti yang telah dikumpulkan.

“Terduga pelaku lainnya Lagi dalam proses pengejaran oleh tim gabungan. Kami akan Maju melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan,” katanya.

Peristiwa tersebut terjadi Begitu personel Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penindakan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis (2/7) Pagi hari. Begitu operasi berlangsung, petugas diduga mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang membawa senjata tajam.

Dalam insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur Begitu menjalankan tugas. Bripda Nopandri Ramadhana kemudian ditemukan meninggal dunia di Jenis Sungai Katingan setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Sementara itu, pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto hingga kini Lagi Maju dilakukan oleh tim gabungan.

Dodik menegaskan kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut serta memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Polri.

“Kami akan Maju melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan,” kata Dodik Hartono.