Kementerian ESDM targetkan RUEN rampung September 2026

Kementerian ESDM targetkan RUEN rampung September 2026

Sekarang kita Tengah uji publik di beberapa provinsi. Yang sudah di Semarang. Mungkin pekan depan itu ke Papua

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kekuatan dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penyusunan Rencana Lazim Kekuatan Nasional (RUEN) 2026–2035 rampung pada September 2026 setelah melalui uji publik di sejumlah daerah.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan penyusunan RUEN Ketika ini memasuki tahap uji publik Buat menjaring masukan dari pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Sekarang kita Tengah uji publik di beberapa provinsi. Yang sudah di Semarang. Mungkin pekan depan itu ke Papua,” kata Erani di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan uji publik tersebut dilakukan di Sekeliling enam Posisi agar penyusunan Arsip perencanaan Kekuatan nasional tersebut mendapat partisipasi publik.

“Ini kan sudah mulai keliling-keliling Buat uji publik supaya Eksis partisipasi publik, mereka memberikan masukan,” ujarnya.

Ia menyampaikan RUEN ditargetkan selesai pada September 2026 karena penyusunannya harus mengikuti jangka waktu selambatnya satu tahun setelah terbitnya Kebijakan Kekuatan Nasional (KEN).

“RUEN itu kita harapkan bulan September. Kan (RUEN rampung) maksimal setahun setelah KEN. (Kebijakan) Kekuatan Nasional-nya itu Oktober tahun Lampau, sehingga yang sekarang ya kalau Pandai September lah sudah selesai,” ucap Erani.

Ia menambahkan RUEN nantinya akan ditetapkan dalam bentuk peraturan presiden.

Kementerian ESDM sebelumnya telah memulai penyusunan RUEN 2026–2035 melalui pertemuan awal yang melibatkan kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan sektor Kekuatan sejak April 2026.

RUEN disusun sebagai Arsip perencanaan strategis Buat memetakan kebutuhan dan penyediaan Kekuatan nasional dalam 10 tahun ke depan.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2023, masyarakat yang Mempunyai pengetahuan atau keahlian terkait RUEN dapat memberikan masukan berupa gagasan, data, dan informasi tertulis.

RUEN sedikitnya memuat kebutuhan Kekuatan, potensi sumber daya Kekuatan, penyediaan Kekuatan, strategi pemenuhan Kekuatan, Sasaran dekarbonisasi, indikator Kekuatan, serta perkiraan investasi dan strategi pembiayaan.

Arsip tersebut juga memuat kebutuhan dan rencana penyediaan Kekuatan per Distrik yang dibagi ke dalam tujuh region.

Penyusunan RUEN 2026–2035 juga sejalan dengan pendekatan transisi Kekuatan berbasis kewilayahan, mengingat sistem Kekuatan, tingkat pembangunan, dan potensi sumber daya di setiap Distrik berbeda.

Kementerian ESDM menyatakan pembaruan RUEN diharapkan menjadi Panduan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan Kekuatan, mendukung dekarbonisasi, serta menjaga arah penyediaan Kekuatan nasional.