Dukung Program Prabowo, Perluasan Farm 3 Greenfields Blitar Diklaim Perkuat Ketahanan Gizi Nasional

Foto BeritaJatim.com

Blitar (Liputanindo.id)  – DPRD Kabupaten Blitar menggelar hearing Penjelasan perizinan rencana pembangunan Farm 3 PT Greenfields Indonesia. Hearing ini dilakukan atas salah satu permintaan organisasi masyarakat (Ormas).

Meski langkah investasi yang dilakukan oleh PT Greenfields Indonesia ini sempat dipertanyakan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas), arus dukungan Malah datang kuat dari masyarakat pesisir dan Kaum yang berada di Sekeliling Posisi rencana proyek.

Dukungan mutlak salah satunya disuarakan oleh Negro Heriono, Kaum Dusun Sumberduren, Desa Ngadirengo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Menurutnya, kehadiran investor besar seperti Greenfields menjadi angin segar bagi pembangunan infrastruktur dan serapan tenaga kerja lokal.

“Seratus persen masyarakat Sumberduren mendukung penuh keberadaan Farm 3 Greenfields. Jalan-jalan di sana Lagi rusak, kalau Eksis investor kami Percaya itu akan dibenahi, begitu juga dengan lapangan pekerjaan,” ujar Negro.

Ia bahkan menantang pihak-pihak yang meragukan klaim tersebut Kepada melakukan pembuktian secara terbuka di masyarakat. “Kalau Eksis yang mempertanyakan soal dukungan, coba uji publik. Maka Segala Kaum mendukung keberadaan Greenfields ini karena akan membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Sementara itu, Personil DPRD Kabupaten Blitar yang turut hadir dalam hearing, Anik Wahjuningsih, menilai keberadaan raksasa industri susu tersebut membawa Akibat multiplikasi (multiplier effect) yang positif, terutama bagi Pendapatan Asal Daerah (PAD).

“Menurut saya, dengan adanya Farm 3 yang akan dibangun ini, tentu PAD Kabupaten Blitar akan meningkat. Tapi, alangkah lebih baiknya kalau kantor Greenfields juga di Blitar, jadi keberadaannya akan semakin terasa (manfaatnya),” kata Anik.

Politisi ini juga meluruskan bahwa Lembaga dengar pendapat (hearing) yang digelar di DPRD merupakan inisiasi dari eksternal, bukan keluhan langsung dari basis Kaum lokal.

“Berdasarkan surat yang disampaikan kepada Ketua DPRD dan didisposisikan ke Komisi 1, 2, dan 3, pemohonnya adalah Ormas Gerakan Anak Nasional atau GANAS. Saya Enggak Mengerti ya apakah mereka menerima aduan (sambatane) dari masyarakat atau Enggak. Tapi kita berpikir positif saja, saya Percaya niat mereka juga Acuh Kabupaten Blitar,” ungkap Anik.

Merespons riuh tuntutan ormas, manajemen PT Greenfields Indonesia langsung meluruskan simpang siur informasi yang beredar. Mewakili jajaran direksi, Heru Prabowo menegaskan bahwa aktivitas di Posisi Farm 3 Demi ini belum menyentuh ranah operasional maupun Pembangunan.

“Yang perlu kami garis bawahi adalah, hingga Demi ini pembangunan fisik Farm 3 belum dimulai. Kami belum melakukan pembangunan fisik sama sekali di Farm 3, sehingga belum Eksis kegiatan operasional apa pun di sana,” tegas Heru Prabowo, Selasa (9/6/2026).

Heru menjelaskan, korporasi Demi ini murni Lagi menempuh jalur prosedural dan administratif. Persiapan Berkas lingkungan, seperti kajian rona awal dan konsultasi publik, tengah berjalan paralel demi memenuhi regulasi daerah maupun pusat.

Menjawab kekhawatiran aspek lingkungan yang digelorakan oleh Ormas GANAS, Heru menjamin Greenfields Enggak akan menutup mata. Pihaknya berkomitmen penuh pada prinsip keberlanjutan dan keterbukaan.

“Kami mengedepankan perlindungan lingkungan seperti yang menjadi perhatian (concern) dari Sahabat-Sahabat ormas, serta Lalu membuka ruang dialog yang konstruktif. Kami percaya setiap pengembangan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan,” imbuhnya.

Demi ini, manajemen intens berkoordinasi dengan lintas instansi teknis, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Peternakan, DPMPTSP, Dinas PUPR, hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sinergi dengan Program Prioritas Asta Cita Lebih jauh, Perluasan Farm 3 ini diklaim bukan sekadar perluasan bisnis komersial semata, melainkan bagian dari komitmen korporasi mendukung program strategis nasional di Dasar pemerintahan pusat.

Inisiatif pengembangan ini dirancang selaras dengan program Asta Cita, khususnya pada pilar keempat yang berfokus pada penguatan Sumber Daya Sosok (SDM). Melalui peningkatan produksi susu domestik, Greenfields berkomitmen menyokong pilar kesehatan dan pemenuhan gizi generasi penerus bangsa melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas. (owi/ted)