Massa mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kedatangan Golongan mahasiswa ini bertujuan Demi menyampaikan sejumlah tuntutan Krusial kepada pemerintah.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detikcom, para demonstran tiba di Letak Sekeliling pukul 15.45 WIB setelah sebelumnya melakukan aksi long march dari kawasan Semanggi. Pergerakan massa menuju Letak unjuk rasa dipandu oleh sebuah mobil komando.
Dalam aksinya, para peserta demonstrasi mengenakan jas almamater organisasi dan membawa spanduk serta poster yang berisi poin-poin tuntutan mereka. Situasi di Letak sempat memanas ketika beberapa orang mencoba membakar ban serta keranda buatan, ditambah adanya upaya Demi memblokade jalan.
Aparat kepolisian yang berjaga langsung bertindak Segera memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Petugas juga menertibkan para demonstran yang mencoba menutup arus Lewat lintas di jalur tersebut.
Meskipun ketegangan sempat terjadi akibat pembakaran dan percobaan blokade, massa mahasiswa tetap melanjutkan orasi mereka di Sekeliling Letak dengan pengawalan ketat.
Imbas dari aksi demonstrasi ini, lajur paling kiri Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi Cocok di depan Gedung DPR Bukan dapat dilalui oleh kendaraan. Kondisi tersebut memicu kepadatan arus Lewat lintas sebelum area Gedung DPR, Tetapi arus kendaraan kembali Lancar setelah melewati titik aksi.
Aksi unjuk rasa ini membawa lima poin tuntutan Esensial dari massa mahasiswa. Salah satu poin krusial yang disuarakan adalah desakan agar pemerintah menegakkan amanat UUD RI 1945, memperkuat kemandirian ekonomi nasional, melakukan reset terhadap BGN, serta meningkatkan kesejahteraan para guru.
