Jakarta (ANTARA) – BUMN bidang asuransi PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo menyatakan program lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) perusahaan telah menjangkau lebih dari 5.000 penerima manfaat di 10 Posisi di Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan capaian tersebut dilakukan melalui tiga inisiatif komunikasi ESG Adalah program Narasemesta Jasindo, Peken Jasindo, dan Satyaraga Jasindo.
“Program ini bukan sekadar aksi filantropi, melainkan arsitektur komunikasi ESG yang mentransformasi risiko lingkungan dan kerentanan ekonomi masyarakat menjadi Kesempatan penciptaan nilai Serempak,” kata Brellian dalam keterangan Formal diterima di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, perseroan Bukan Tengah menempatkan tanggung jawab sosial sebatas donasi konvensional, tetapi mengintegrasikannya dengan mitigasi risiko lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan literasi asuransi.
“Kami menyadari bahwa menciptakan nilai berkelanjutan Bukan Tengah cukup melalui pendekatan donasi konvensional,” ucap dia.
Transformasi tersebut, lanjut Brellian, dilakukan Buat menjawab tantangan perubahan iklim, ketimpangan ekonomi lokal, dan rendahnya literasi perlindungan di masyarakat.
Ia menambahkan program ESG Asuransi Jasindo juga telah memberdayakan 200 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai Distrik Indonesia.
Menurut dia, perusahaan telah menjalankan program Narasemesta dan Peken Jasindo di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Narasemesta Jasindo berfokus pada pelestarian lingkungan, penguatan ketahanan komunitas, serta advokasi ekonomi hijau. Melalui program tersebut, perusahaan menjalankan inisiatif pencegahan stunting atau tengkes bagi anak-anak dan ibu hamil di Desa Tetaf, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Sementara itu, Peken Jasindo diarahkan Buat memperkuat UMKM melalui perluasan akses pasar, edukasi asuransi, dan pengembangan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya di Kupang, Peken Jasindo melibatkan 100 pelaku UMKM dalam bazar yang didukung penyediaan 40 unit food stall. Perusahaan juga mendukung penguatan Sunday Market UMKM Kupang sebagai pusat ekonomi kreatif lokal.
Adapun program Satyaraga Jasindo mendorong keterlibatan komunitas dan peningkatan literasi Perlindungan asuransi di tingkat akar rumput.
“Visi kami adalah membangun positioning Asuransi Jasindo sebagai pelopor asuransi yang adaptif terhadap isu sosial dan lingkungan, melalui komunikasi yang mengedepankan transparansi, literasi risiko, dan Dampak berkelanjutan,” ujar Brellian.
Lebih lanjut, ia menambahkan perusahaan akan Maju memperluas jangkauan program ESG sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
