PLN Ungkap Gangguan Dua PLTU Picu Listrik Padam di Jawa

Pemadaman listrik secara bergilir melanda Kawasan Pulau Jawa akibat adanya kendala operasional pada dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) besar, seperti dilansir dari BloombergTechnoz pada Jumat (19/6/2026).

Masalah teknis tersebut dikonfirmasi terjadi pada infrastruktur yang dikendalikan oleh pengelola pembangkit swasta atau Independent Power Producer (IPP). Guna mengatasi situasi ini, pihak PT PLN (Persero) telah menerjunkan tim Ahli Buat mempercepat proses perbaikan pada kedua fasilitas pembangkit tersebut.

Direktur Penting PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan situasi penanganan sistem kelistrikan tersebut dalam sebuah konferensi pers di kantor pusat perusahaan.

“Eksis dua pembangkit IPP yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” kata Darmawan Ketika konferensi pers di gedung pusat PLN, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Meskipun manajemen PLN belum merinci identitas pembangkit yang mengalami kendala, Pulau Jawa Ketika ini ditopang oleh sejumlah raksasa Kekuatan. Salah satunya adalah PLTU Suralaya di Cilegon, Banten, yang kapasitasnya kini melampaui 6.000 MW setelah unit 9 dan 10 beroperasi sejak Oktober 2025.

Selain itu, terdapat PLTU Paiton di Probolinggo, Jawa Timur, berkapasitas 4.600 MW yang memasok Sekeliling 10 persen kebutuhan listrik interkoneksi Jawa-Bali. Kawasan lain juga disokong oleh PLTU Batang berkapasitas 2.000 MW di Jawa Tengah, PLTU 7 Jawa di Banten dengan daya 2.100 MW, serta kompleks PLTU Cirebon 1 dan 2 di Jawa Barat yang Mempunyai total kapasitas sebesar 1.660 MW.