PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Formal mengubah jadwal keberangkatan Kepada Kereta Api Mutiara Timur Rekanan Surabaya Gubeng – Ketapang dan KA Probowangi Rekanan Ketapang – Surabaya Gubeng pada Minggu, 21 Juni 2026.
Langkah penyesuaian operasional ini diambil demi meningkatkan efisiensi di lapangan sekaligus memenuhi kebutuhan para penumpang, seperti dilansir dari Kompas.
“Melalui penyesuaian jadwal ini, diharapkan layanan KA dapat berjalan semakin optimal, Cocok waktu, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi KA,” kata Erlangga Budi Laksono, Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya dalam keterangan tertulisnya.
Perubahan ini berdampak pada jam kedatangan dan keberangkatan di beberapa stasiun antara Kepada kedua rangkaian kereta tersebut.
Kepada KA Mutiara Timur Fakultatif (KA 211F), jadwal semula di Stasiun Sidoarjo adalah datang pukul 22.19 WIB dan berangkat pukul 22.23 WIB, kini berubah menjadi datang pukul 22.18 WIB dan berangkat pukul 22.21 WIB. Sementara di Stasiun Bangil, jadwal Pelan datang pukul 22.44 WIB dan berangkat pukul 22.48 WIB, disesuaikan menjadi datang pukul 22.52 WIB dan berangkat pukul 22.56 WIB.
Pada KA Probowangi (KA 298), penyesuaian juga terjadi di tiga stasiun. Di Stasiun Bangil yang semula datang pukul 22.40 WIB dan berangkat pukul 22.46 WIB, berubah menjadi datang pukul 22.48 WIB dan berangkat pukul 22.55 WIB. Di Stasiun Sidoarjo, jam kedatangan menjadi 23.18 WIB dan berangkat pukul 23.22 WIB dari yang sebelumnya datang 23.11 WIB dan berangkat 23.20 WIB. Kepada Stasiun Waru, jadwal baru menjadi datang pukul 23.36 WIB dan berangkat pukul 23.38 WIB dari semula datang pukul 23.34 WIB dan berangkat pukul 23.38 WIB.
Masyarakat yang telah memesan tiket diimbau Kepada memeriksa kembali waktu perjalanan melalui aplikasi Access by KAI atau saluran Formal lainnya, serta diwajibkan tiba di stasiun sekurang-kurangnya 30 menit sebelum boarding.
“KA Mutiara Timur dan KA Probowangi merupakan dua layanan KA yang menghubungkan Kawasan Surabaya dengan Banyuwangi maupun sebaliknya. Kedua KA tersebut menjadi pilihan masyarakat Kepada keperluan bisnis, pendidikan, wisata, maupun mobilitas sehari-hari karena menawarkan perjalanan yang Terjamin, nyaman, dan bebas dari kemacetan jalan raya,” tutur Erlangga Budi Laksono, Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.
