Bupati Pamekasan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Lintas Sektor

Foto BeritaJatim.com

Pamekasan (Liputanindo.id) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan setempat melalui kerjasama lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui event Pamekasan Economic Fest 2026 yang digelar terpusat di area Arek Lancor, Pamekasan, Senin hingga Selasa (1-9/6/2026).

Event yang digagas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan, sekaligus menegaskan komitmen dalam meningkatkan semangat kewirausahaan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun generasi muda di Kawasan setempat.

“Event ini Benar-Benar berhasil menjadi roll model kolaborasi antara pemerintah kabupaten Serempak HIPMI Pamekasan, sekaligus menjadi sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih dalam event ini, pelaku UMKM juga dilibatkan guna meningkatkan daya jual,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.

Terlebih dalam event tersebut, Berbagai Corak potensi lokal Pamekasan juga dihadirkan sebagai upaya Buat meningkatkan ekonomi masyarakat. Mulai dari Hidangan hingga seni dan budaya. Sehingga, kerjasama tersebut perlu ditingkatkan demi kemajuan Pamekasan.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HIPMI Pamekasan atas inisiatif dan kerja keras yang melibatkan pelaku UMKM melalui Pamekasan Economic Fest 2026. Termasuk para pihak yang sudah berkontribusi menyukseskan kegiatan,” ungkapnya.

Menurutnya, event tersebut Kagak hanya menjadi sarana promosi produk lokal, tetapi juga menjadi ruang strategis Buat memperkuat jejaring usaha, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Pamekasan.

“Alhamdulillah dalam sembilan hari ini, event Pamekasan Economic Fest 2026 Kagak hanya hiburan, tetapi juga mempertemukan para pelaku ekonomi, keuangan dan pemerintah dalam satu semangat yang sama,” sambung bupati yang familiar disapa Kiai Kholil.

Berdasar data yang dihimpun Liputanindo.id, event tersebut diikuti Sekeliling 70 hingga 75 pelaku UMKM serta menghadirkan berbagai layanan publik dan hiburan masyarakat. Bahkan jumlah pengunjung ditaksir Sekeliling 750 hingga 900 orang setiap malam, sementara omset para pelaku usaha berkisar di Nomor sebesar Rp1,5 juta hingga Rp5 juta Buat masing-masing stand.

“Ketua HIPMI juga menyampaikan bahwa festival ini merupakan Bentuk komitmen pengusaha muda dalam mendukung pengembangan UMKM agar semakin maju dan Bisa menembus pasar yang lebih luas. Selama Penyelenggaraan kegiatan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan ramainya kunjungan ke stan-stan UMKM dan berbagai agenda pendukung yang diselenggarakan setiap hari,” jelasnya.

Karena itu pihaknya berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat Lanjut terjaga. “Festival ini kita harapkan dapat menjadi momentum Buat memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan Pamekasan sebagai daerah yang semakin maju, Berdikari, dan berdaya saing,” pungkasnya. [pin/ted]