Terdapat 120 KDKMP di kota ini yang telah terbentuk dan Sekeliling 65 koperasi yang sudah mengoperasikan gerai usahanya
Bandarlampung (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyebutkan bahwa 65 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kota ini.telah beroperasi menjalankan berbagai unit usaha Buat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Terdapat 120 KDKMP di kota ini yang telah terbentuk dan Sekeliling 65 koperasi yang sudah mengoperasikan gerai usahanya,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandarlampung, Riana Apriana di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa gerai koperasi yang telah beroperasi Mempunyai kondisi yang Berbagai Ragam. Sebagian menempati gedung permanen, Terdapat yang memanfaatkan kantor kelurahan, meminjam bangunan, hingga menyewa tempat usaha.
“Jadi memang belum sepenuhnya koperasi yang berjalan Mempunyai bangunan permanen,” kata dia.
Ia mengatakan bahwa KDKMP yang telah berjalan ini menjalankan berbagai jenis usaha mulai dari penjualan beras, LPG, produk UMKM, air minum, hingga bahan pokok lainnya.
“Tetapi begitu memang Terdapat kendala yang dihadapi koperasi yang belum membuka usaha adalah keterbatasan modal. Sejumlah koperasi Lagi memprioritaskan layanan simpan pinjam sebelum mengembangkan unit usaha perdagangan,” katanya.
Tetapi begitu, lanjut dia, Pemerintah Kota Bandarlampung Lanjut mengarahkan agar koperasi yang telah terbentuk secara bertahap mulai membuka usaha sehingga manfaatnya Dapat dirasakan masyarakat.
“Tentunya keberadaan Koperasi Merah Putih Bisa mendorong pertumbuhan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena selain memberikan akses layanan simpan pinjam, koperasi juga menjadi wadah pemasaran produk UMKM dengan harga barang yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” katanya.
