Jember (Liputanindo.id) – Eksis lima hal Duit harus ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam kerjasama dengan Kota Jinhua, China yang ditandatangani Bupati Muhammad Fawait, Selasa (2/6/2026) Lampau.
Saran ini dilontarkan ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember Ciplis Gema Qoriah, Jumat (12/6/2026). “Pertama adalah strong Political will atau komsistensi. Lampau siapkan payung hukum perjanjian kerjasama no corruption,” katanya.
Menurut Ciplis, Pemkab Jember juga harus menentukan bentuk kerja sama yang Dapat dilaksanakan dan penanggung jawab Istimewa Apabila terjadi pelanggaran hukum. “Siapkan sumber daya Insan pemerintahan yang kompeten dan berintegritas,” katanya.
Aspek transparansi juga harus diperhatikan terkait pembiayaan yang ditimbulkan atas kerjasama yang telah disepekati. “Dalam konteks Mendunia economy imbalance, sister city Krusial Buat menjadi jalan alternatif mencari Kenalan dagang yang saling menguntungkan,” kata Ciplis.
Ciplis Menyaksikan Jinhua Dapat menjadi destinasi komoditas ekspor unggulan. “Kota ini Mempunyai pusat perdagangan yang kuat, distribusi e-commerce dan jejaring pasar Mendunia yang luas. Diharapkan ekspor komoditas unggulan Jember Dapat meningkat dan hasil ekspor tersebut Dapat menambah pendapatan aslin daerah (PAD) sebagai resiliensi daerah,” katanya.
Setidaknya Eksis sejumlah Kesempatan yang Dapat diambil Jember, antara lain peningkatan ekspor hasil komoditas unggulan dari pertanian dan perkebunan, serta promosi potensi wisata, budaya dan ekonomi daerah.
Selain itu, Pemkab Jember juga berpeluang meningkatkan kualitas sumber daya Insan daerah melalui kerjasama pendidikan tinggi dan peningkatan transfer teknologi dan investasi.
Ciplis mengingatkan pemerintah Jember agar menunjukkan keseriusan dalam menjalin kerjasama dengan Jinhua dengan segala persyaratan hukum dan bentuk kerjasamanya. “Pemkab Jember perlu menguatkan setiap kebijakan yang diambi itu berdasarkan research based policy,” katanya.
Kepercayaan yang telah diberikan pemerintah Kota Jinhua harus dijaga. “Beri garansi hukum atas keberlanjutan program kerjasama yang telah dibuat,” kata Perempuan berkacamata ini.
Selain itu, Pemkab Jember harus menunjukkan komitmen berbenah dalam peningkatan sumber daya Insan, tata kelola pemerintahan, dan sistem birokrasi yang Segera dan mudah. “Akibat yang dihasilkan dari kerjasama ini, Dapat dipertanggungjawabkan secara publik,” kata Ciplis. [wir/suf]
