Aksi perampokan dan penyekapan menimpa dua karyawan minimarket di Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (18/6/2026). Pelaku melancarkan aksinya sendirian dengan menodongkan korek api berbentuk pistol. Dilansir dari Detikcom, tersangka berhasil membawa kabur Dana Kontan senilai Rp 12,1 juta beserta sejumlah rokok dari toko tersebut.
Setelah menggasak Dana, pelaku mengunci korban di dalam ruangan sebelum akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menjelaskan kronologi awal Ketika pelaku memasuki area kasir dengan mengenakan topi serta masker.
“Awal kejadianya pada Ketika saksi NA dan TI sedang bertugas, tiba-tiba pelaku datang sendirian dengan menggunakan topi dan masker,” kata AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Pelaku kemudian secara mengejutkan mengeluarkan sebuah benda yang menyerupai senjata api dari balik pakaiannya Demi mengancam korban. “Pelaku ke meja kasir dan tiba-tiba pelaku mengeluarkan benda mirip pistol dari balik bajunya, kemudian menodongkan ke arah saksi,” ucap AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Kedua karyawan yang ketakutan dipaksa oleh pelaku Demi berjalan menuju ruang penyimpanan Dana yang berada di bagian atas bangunan. “Kemudian menodongkan ke arah saksi dan meminta ditunjukkan ke ruang brankas, Lampau pelaku Sembari menodongkan pistol menggiring kedua kasir menuju ruang brangkas yang berada di Dasar dua,” tutur AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Di dalam ruangan tersebut, korban dipaksa memasukkan Dana sebesar Rp 11,6 juta ke kantong plastik sebelum akhirnya dikunci dari luar. “Setelah itu pelaku keluar dan meninggalkan kedua korban di dalam ruang brankas dan mengunci dari luar,” ungkap AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya. Setelah melarikan diri dan kemudian ditangkap, polisi menemukan fakta bahwa senjata yang digunakan pelaku Demi menakut-nakuti korban merupakan sebuah korek api.
“Barang bukti satu buah pistol lighter Pietro Beretta Corak hitam,” ucap AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya.
