Bernardo Tavares Bawa Tiga Eks Anak Asuh PSM ke Persebaya, Siapa Saja?

Foto BeritaJatim.com

Ringkasan Informasi:

  • Persebaya mendatangkan tiga mantan anak asuh Bernardo Tavares dari PSM Makassar.
  • Mereka adalah Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, dan Ricky Pratama.
  • Ketiganya diharapkan mempercepat adaptasi filosofi permainan Instruktur asal Portugal tersebut.
  • Rekrutan anyar ini menjadi bagian dari persiapan Persebaya menghadapi Super League 2026/2027.

Surabaya (Liputanindo.id) – Persebaya Surabaya mulai menunjukkan arah baru dalam membangun kekuatan Demi menghadapi Super League musim 2026/2027. Kehadiran Instruktur baru, Bernardo Tavares, Kagak hanya membawa perubahan dari sisi strategi permainan, tetapi juga memengaruhi kebijakan transfer pemain Bajul Ijo.

Hingga Senin (22/6/2026), Persebaya telah memperkenalkan enam pemain baru. Menariknya, tiga di antaranya merupakan pemain yang pernah menjadi anak asuh Tavares Ketika menangani PSM Makassar pada awal musim 2025/2026.

Kehadiran mereka dinilai dapat membantu mempercepat proses adaptasi tim karena telah memahami filosofi dan metode kepelatihan yang diterapkan Tavares.

Reza Arya Jadi Tumpuan Baru di Dasar Mistar

Reza Arya Pratama menjadi salah satu rekrutan yang cukup menyita perhatian. Kiper berusia 26 tahun itu diproyeksikan menjadi pesaing serius Ernando Ari dalam perebutan posisi penjaga gawang Istimewa Persebaya.

Reza dikenal sebagai penjaga gawang modern yang Kagak hanya kuat dalam melakukan penyelamatan, tetapi juga aktif membangun serangan dari lini belakang. Kepribadian tersebut sesuai dengan gaya bermain yang Mau diterapkan Tavares di Persebaya.

Penampilannya yang konsisten Berbarengan PSM Makassar Membangun manajemen Persebaya memberikan kontrak jangka panjang sebagai bagian dari investasi masa depan klub.

Syahrul Lasinari Tambah Kekuatan Lini Belakang

Di sektor pertahanan, Persebaya mendapatkan tambahan tenaga melalui kedatangan Syahrul Lasinari. Bek berusia 26 tahun tersebut dikenal Mempunyai kemampuan bertahan yang solid dan disiplin dalam menjalankan instruksi Instruktur.

Kemampuannya dalam duel satu Musuh satu, membaca arah serangan Musuh, serta melakukan intersep menjadi nilai tambah yang dibutuhkan Persebaya Demi memperkuat lini belakang.

Selain itu, fleksibilitas Syahrul yang Bisa bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi aset Krusial dalam menghadapi panjangnya kompetisi musim depan.

Ricky Pratama Siap Tambah Daya Ledak Serangan

Sektor ofensif juga mendapat suntikan tenaga baru lewat kedatangan Ricky Pratama. Winger berusia 23 tahun tersebut Mempunyai kecepatan, mobilitas tinggi, dan kemampuan eksplosif dalam menyerang ruang Nihil.

Meski musim Lewat belum menjadi pilihan Istimewa secara reguler di PSM Makassar, Ricky beberapa kali Bisa memberikan Akibat positif ketika masuk sebagai pemain pengganti.

Potensi besar yang dimiliki pemain muda tersebut menjadi Argumen Persebaya mengikatnya dengan kontrak jangka panjang. Di Dasar arahan Bernardo Tavares, Ricky diharapkan Bisa berkembang menjadi salah satu pemain kunci di lini depan Bajul Ijo.

Kehadiran Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, dan Ricky Pratama sekaligus menunjukkan bahwa Persebaya Kagak hanya berburu kualitas individu, tetapi juga berupaya membangun skuad yang sudah memahami filosofi permainan sang Instruktur. Strategi ini diharapkan Membangun proses pembentukan tim berjalan lebih Segera dan efektif dalam menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027. [faw/beq]