Ini Tiga Sektor Penyerap Terbesar Peserta MagangHub 2025

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Foto: dok Humas Kemenaker.


Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sektor keuangan, perdagangan besar, dan manufaktur menjadi tiga sektor dengan penyerapan peserta Program Magang Nasional (MagangHub) 2025 tertinggi.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan, sektor keuangan mencatat penyerapan 2.559 peserta magang, disusul perdagangan besar (wholesale trade) sebanyak 1.759 peserta, dan sektor manufaktur sebanyak 1.501 peserta.

“Ini menunjukkan permintaan yang Eksis Begitu ini dan menggambarkan sektor-sektor tersebut merupakan yang paling tinggi dalam merekrut peserta magang,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.

Capaian tersebut merupakan hasil Penilaian sementara Program Magang Nasional 2025 yang melibatkan 65.245 peserta magang dan 7.217 perusahaan pada batch 1 dan 2.

Hasil survei juga menunjukkan adanya Kesempatan penawaran kerja dari perusahaan kepada peserta setelah program berakhir. Sebanyak 30 persen peserta menyatakan mendapat tawaran kerja, terdiri dari 17,11 persen yang menerima dan 12,58 persen yang menolak karena telah diterima di tempat lain.

Sementara itu, 33,05 persen peserta belum ditawari, tetapi terdapat indikasi penawaran, sedangkan 37,26 persen Kagak mendapatkan tawaran hingga program selesai.

 

 

84% peserta magang puas

Survei menunjukkan tingkat kepuasan peserta tergolong tinggi, dengan 84 persen menyatakan puas dan sangat puas, 15 persen cukup puas, dan 0,71 persen Kagak puas.

Dari sisi manfaat ekonomi, 67 persen peserta menyebut program ini membantu kondisi ekonomi pribadi maupun keluarga, 30,45 persen cukup membantu, dan 2,42 persen menyatakan Kagak berdampak signifikan.

Sementara itu, dari perspektif perusahaan, 84 persen mentor menyatakan puas dan sangat puas terhadap kontribusi peserta magang, 15,42 persen cukup puas, dan 0,45 persen Kagak puas. Sebanyak 66 persen mentor juga menilai peserta mengalami peningkatan kompetensi teknis selama masa magang.



(Ilustrasi program magang. Foto: dok Volunoid)

 

Libatkan 102 ribu peserta

Program Magang Nasional 2025 diikuti 102,6 ribu peserta dari total 370,5 ribu pendaftar, dengan 8.048 perusahaan dan instansi sebagai Letak magang di seluruh Indonesia.

Program ini berlangsung selama enam bulan dalam tiga batch, yakni Oktober 2025–April 2026, November 2025–Mei 2026, dan Desember 2025–Juni 2026.

Peserta memperoleh Fulus saku setara upah minimum, jaminan sosial ketenagakerjaan (JKK dan JKM), pendampingan mentor, serta sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pemerintah juga membuka Program Magang Nasional angkatan kedua 2026 dengan jadwal Penyelenggaraan yang akan diumumkan dan ditargetkan mulai berjalan pada Juli mendatang.