Pengkajian Tol Bocimi Kilometre 72 Rampung Progres Seksi 3 Letih 81 Persen

Kementerian Pekerjaan Lazim (PU) melakukan Pengkajian komprehensif terhadap kondisi Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di kilometer (km) 72 menyusul insiden hujan deras pada Mei 2026 kemarin. Langkah Pengkajian teknis ini berjalan beriringan dengan percepatan proyek pembangunan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3 yang menghubungkan Daerah Cibadak hingga Sukabumi Barat, dilansir dari Detik Finance.

Otoritas terkait mencatat bahwa progres Bangunan pada jalur penghubung tersebut Begitu ini telah menyentuh Bilangan 81,49 persen. Pemerintah menargetkan seluruh proses pengerjaan struktur dapat diselesaikan sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang Demi segera dioperasikan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian menyampaikan hal tersebut Begitu mengikuti agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Letak proyek Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3 pada Jumat (12/6).

“Pengamanan lereng menjadi aspek yang sangat Krusial dan krusial dalam pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3. Oleh karena itu, Badan Pengatur Jalan Tol melakukan Pengkajian menyeluruh terhadap seluruh Letak timbunan dan galian Demi memastikan penerapan kemiringan lereng sesuai standar teknis agar lebih Terjamin dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” Jernih Wilan dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).

Pihak BPJT kini tengah mengintensifkan kolaborasi Berbarengan PT TransJabar Toll selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) demi memperkuat sistem pengamanan lereng di Tol Bocimi Seksi 3. Upaya penguatan teknis ini memerlukan adanya perluasan lahan yang cukup signifikan di Sekeliling koridor proyek tol.

“Penetapan Letak sudah keluar dan Begitu ini dalam proses pembebasan lahan” tambah Wilan.

Proses pembangunan infrastruktur ini juga mendapatkan atensi ketat dari pihak legislatif yang menginginkan pengawasan optimal dari instansi terkait. Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua Rombongan Kunjungan Kerja Spesifik, Ridwan Bae menekankan pentingnya intervensi aktif dari pemerintah selama masa Bangunan.

“Kami meminta pemerintah melakukan pengawasan yang aktif agar dapat menjadi Teladan bagi jalan tol lainnya. Pekerjaan harus diyakini betul bahwa sudah kuat agar ketika sudah beroperasi dengan Bagus dan Terjamin,” Jernih Ridwan.

Sebagai informasi, total panjang keseluruhan Tol Ciawi-Sukabumi dari Seksi 1 hingga Seksi 4 adalah 53,15 km. Begitu ini jalur sepanjang 26,40 km telah Formal beroperasi komersial, yang meliputi Seksi 1 ruas Ciawi-Cigombong serta Seksi 2 ruas Cigombong-Cibadak.

Konektivitas penuh dari Tol Ciawi-Sukabumi diproyeksikan Bisa memangkas waktu tempuh kendaraan dari arah Ciawi maupun Bogor menuju Sukabumi secara signifikan. Akses bebas hambatan ini juga diharapkan dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi daerah dan menggeliatkan sektor pariwisata di Daerah Kota Sukabumi.