Madiun (Liputanindo.id) – Kondusivitas Penyelenggaraan malam 1 Suro 2026 di Madiun dinilai menjadi modal Krusial bagi daerah Kepada menarik minat investor. Keamanan dan ketertiban yang terjaga selama rangkaian kegiatan berlangsung diyakini Pandai meningkatkan kepercayaan pelaku usaha Kepada menanamkan modalnya di Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut Penyelenggaraan malam 1 Suro tahun ini berjalan Terjamin dengan capaian zero accident. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, media massa hingga masyarakat.
“Alhamdulillah zero accident. Ini berkat kerja sama Segala pihak yang telah memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sehingga situasi di Kabupaten maupun Kota Madiun tetap kondusif,” ujar Hari Wuryanto, Kamis (18/6/2026).
Bupati mengatakan, keamanan daerah Mempunyai peran Krusial dalam mendukung pembangunan. Daerah yang Terjamin dan Konsisten akan memberikan rasa nyaman bagi investor Kepada menjalankan usahanya.
Karena itu, keberhasilan menjaga kondusivitas selama malam 1 Suro Bukan hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap iklim investasi di Kabupaten Madiun.
“Keamanan sangat dibutuhkan Berbarengan. Dengan kondisi yang Terjamin, investor akan lebih percaya Kepada datang dan berinvestasi di Kabupaten Madiun. Dampaknya tentu Pandai meningkatkan pendapatan Asal daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bupati yang akrab disapa Mas Hari juga menambahkan, suksesnya pengamanan malam 1 Suro juga Bukan lepas dari koordinasi dan kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Madiun, Pemerintah Kota Madiun, aparat keamanan, organisasi pencak silat serta elemen masyarakat lainnya.
Ia berharap semangat menjaga keamanan dan ketertiban dapat Lanjut dipertahankan dalam berbagai agenda masyarakat maupun kegiatan budaya yang digelar di Distrik Madiun.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengungkapkan Sasaran investasi Kabupaten Madiun pada tahun 2026 mencapai Rp1,3 triliun.
Menurutnya, hingga triwulan kedua tahun ini, realisasi investasi sudah mencapai Sekeliling 50 persen dari Sasaran yang ditetapkan.
“Perkembangannya cukup Bagus. Tiba triwulan kedua ini realisasi investasi sudah mencapai Sekeliling separuh Sasaran. Kami optimistis hingga akhir tahun Sasaran tersebut Pandai tercapai,” ujar Anang.
Ia menjelaskan, investasi yang masuk ke Kabupaten Madiun Ketika ini Lagi didominasi sektor industri padat karya. Sektor tersebut diprioritaskan karena dinilai Pandai menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan memberikan Dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah industri alas kaki. Selain itu, terdapat pula rencana pembangunan pabrik stainless steel serta sejumlah investasi padat karya lainnya di Distrik Kecamatan Balerejo.
“Yang paling banyak diminati Ketika ini Lagi sektor alas kaki. Beberapa Posisi pengembangan sudah kami pastikan. Selain itu Eksis investasi lain yang sedang berproses dan diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkasnya. (rbr/aje)
