Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Buat Dongkrak UMKM Daerah

Jajaran kepolisian dari tingkat Mabes Polri hingga polsek di seluruh Indonesia dipastikan akan menyelenggarakan acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dimulai pada Kamis (11/6/2026), dilansir dari Kompas. Langkah penayangan turnamen sepak bola akbar tersebut diambil sebagai upaya Konkret pihak kepolisian dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Inisiatif ini diproyeksikan Pandai memberikan ruang bagi pedagang lokal Buat mempromosikan dan menjual produk mereka selama pertandingan berlangsung.

“Kami, Polri, akan membantu Buat mengajak masyarakat nobar, mulai Mabes, polda, polres, dan polsek di seluruh Kawasan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian acara nonton bareng ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas tanpa dipungut biaya alias gratis. “Sehingga kemudian ini Pandai menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah,” kata Listyo Sigit Prabowo.

Selain memberikan tontonan gratis, korps bhayangkara berencana memanfaatkan momentum berkumpulnya massa ini Buat menyelipkan program edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Saya kira dalam kesempatan ini saya ucapkan selamat dan mari kita nobar Berbarengan-sama Piala Dunia Buat menjadi hiburan bagi kita Seluruh,” kata Listyo Sigit Prabowo.

Dukungan terhadap inisiatif kepolisian ini juga datang dari lembaga penyiaran publik yang bertindak sebagai pemegang hak siar Formal pertandingan tersebut. Direktur Penting LPP TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari menyatakan optimistis kolaborasi ini dapat menggenjot perekonomian daerah, terlebih dengan adanya jaminan keamanan, ketertiban, dan perizinan yang solid dari Polri. “Waktu pertandingan ini dari mulai jam 12 malam Tamat 11 siang. Insyaallah ini kemudian di tengah situasi yang memang kita Ingin dorong adalah ekonomi masyarakat dapat bergerak dari perhelatan Piala Dunia yang disiarkan TVRI,” kata Tubagus Fiki Chikara Satari.