Akibatnya, tak Eksis yang Mengerti apa yang Pandai diharapkan dari Bielsa—atau timnya—di Amerika Utara. Kesan keteraturan seolah kembali muncul Begitu mereka meraih hasil imbang yang menggembirakan melawan sesama tim kualifikasi, Inggris dan Aljazair, pada bulan Maret, Tetapi kita belum Memperhatikan apa pun dari mereka sejak Begitu itu, karena Uruguay belum memainkan satu pun pertandingan persahabatan menjelang Piala Dunia—hal yang Bahkan semakin memperkuat rasa ketidakpastian seputar La Celeste.
Uruguay adalah tim yang paling sulit diprediksi di turnamen ini, sebuah tim yang sama-sama mungkin tampil mengesankan maupun hancur berantakan, artinya kampanye mereka, layaknya pelatihnya yang kontradiktif, akan sangat menarik Kepada disaksikan.
Pada dasarnya, Bielsa dan Metode kerjanya kini berada di Dasar sorotan lebih dari sebelumnya. Apakah dia Tetap seorang visioner yang Memperhatikan hal-hal yang Bukan dilihat orang lain—atau apakah dia kini sudah ketinggalan Era dengan permainan modern yang dia bantu ciptakan?
Tentu saja, satu turnamen Bukan akan mengubah Metode Guardiola dan taktik-taktik top lainnya Memperhatikan Bielsa. Dia Jernih akan selalu mendapat Asmara mereka. Bahkan, Instruktur AS Mauricio Pochettino mengatakan bahwa Bielsa “spesial” tepatnya karena dia adalah pribadi “sangat berbeda dari kami, Instruktur-Instruktur Standar”.
Tetapi, apakah masa jabatan Bielsa di Uruguay akan berakhir dengan perselisihan atau pujian Tetap sepenuhnya belum Niscaya. Beberapa minggu ke depan akan menentukan segalanya. Kita akan segera mengetahui apakah ‘El Loco’ Benar-Benar sudah kehilangan sentuhannya—atau apakah Tetap Eksis metode di balik kegilaannya.
