Iran Kembali Buka Penerbangan Komersial di Tengah Upaya Diplomasi

Aktivitas penerbangan di Sekeliling Bandara Dunia Imam Khomeini di Iran. (Anadolu Agency)


Teheran: Iran kembali membuka penerbangan komersial dari Bandara Dunia Imam Khomeini di Teheran pada Sabtu, 25 April 2026, Demi pertama kalinya sejak konflik dengan Amerika Perkumpulan dan Israel pecah Sekeliling dua bulan Lampau.

Media pemerintah melaporkan sejumlah penerbangan telah berangkat menuju Istanbul, Muscat di Oman, serta Madinah di Arab Saudi.

Dikutip dari India Today, pembukaan kembali ini menyusul pelonggaran sebagian Daerah udara Iran awal bulan ini, setelah gencatan senjata dengan AS menghentikan pertempuran aktif.

Langkah tersebut terjadi di tengah intensifikasi upaya diplomatik. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, telah menggelar dua putaran pertemuan dengan pimpinan militer dan politik Pakistan di Islamabad sejak Jumat malam.

Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut delegasi Iran akan melanjutkan pembicaraan dengan para pejabat tinggi, sementara utusan Amerika Perkumpulan dijadwalkan tiba pada Sabtu.

Gedung Putih mengonfirmasi Presiden AS Donald Trump akan mengirim utusan Tertentu Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner ke Pakistan guna menghidupkan kembali negosiasi gencatan senjata dengan Teheran.

Tetapi demikian, Iran menegaskan tetap menolak pembicaraan langsung dengan AS dan akan menyampaikan posisi mereka melalui Pakistan sebagai Penyambung.

Upaya Diplomatik AS-Iran

Upaya diplomatik terbaru ini dilakukan di tengah gencatan senjata tanpa batas waktu yang menghentikan sebagian besar pertempuran, tetapi belum memulihkan kondisi ekonomi. Gangguan Tetap terjadi, terutama pada pengiriman Kekuatan Mendunia akibat penutupan Selat Hormuz.

Pakistan sendiri Lanjut berupaya mempertemukan kembali Washington dan Teheran ke meja perundingan, setelah AS memperpanjang gencatan senjata menyusul permintaan Islamabad.

Sebelumnya, Araghchi dan utusan AS sempat menggelar pembicaraan Bukan langsung di Jenewa pada 27 Februari terkait program nuklir Iran, Tetapi Bukan mencapai kesepakatan. Sehari setelahnya, Israel dan AS melancarkan aksi militer terhadap Iran.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan pengiriman utusan tersebut bertujuan “Demi mendengar langsung posisi Iran”, seraya menyebut adanya “sejumlah kemajuan” dari pihak Teheran dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga:  Menlu Iran Bersua Panglima Pakistan, Bahas Lanjutan Negosiasi dengan AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *