Wigi Pratama Jadikan Kegagalan Bahan Pengkajian

KEDIRI – Keberuntungan belum berpihak kepada Persik Kediri. Beraksi di kandang sendiri, Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (6/4/2026) kemarin, Harimau Putih gagal menaklukkan Persijap Jepara. Laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 itu berakhir imbang tanpa gol.

Padahal tuan rumah punya Kesempatan emas yang Sepatutnya Dapat dikonversi menjadi gol. Gol pertama Jose Enrique pada menit ke-12 dianulir wasit. Karena hasil cek VAR, striker asal Spanyol telah berada di posisi offside Ketika memasukkan bola.

Topskorer Persik Kediri itu juga gagal jadi algojo penalti di menit ke-59. Tendangannya Pandai dibaca dan diblokir oleh kiper Persijap Jepara, Sendry Johansyah. 

Kegagalan meraup poin penuh di kandang ini Membangun Sekalian pemain kecewa. Tak terkecuali Wigi Pratama. Striker muda ini mengungkapkan dia dan rekan setimnya telah berusaha maksimal. Berkualitas selama latihan dua pekan dan sepanjang laga tersebut. 

“Kami sudah siapkan pertandingan ini secara maksimal sejak dua pekan Lewat. Apa yang kami mainkan di lapangan sudah seperti apa yang kami lakukan di latihan. Tapi hasilnya tak sesuai Asa kami,” katanya.

Pemain yang pernah dipanggil ikut seleksi Timnas Indonesia U23 di SEA Games Thailand 2025 ini menyatakan sepak bola selain kerja keras dan bermain bagus juga butuh keberuntungan.

“Hari ini kami Bukan Berhasil. Sekalian Paham kita punya Kesempatan menang. Orang mengira tendangan penalti punya Kesempatan bola masuk. Tapi risiko gagal juga Eksis. Tapi itu tak dapat kami raih. Hasil hari ini kami jadikan Pengkajian Kepada bermain lebih bagus melawan Madura United nanti,” ucapnya.  ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *