Militer Israel memperingatkan Penduduk Lebanon selatan agar Enggak kembali ke desa mereka meski gencatan senjata diperpanjang.
Beirut: Militer Israel memperingatkan Penduduk di sejumlah desa di Lebanon selatan Demi Enggak kembali ke Daerah mereka pada Sabtu, 25 April 2026, dengan Argumen Lagi berlangsungnya aktivitas militer meski gencatan senjata telah diperpanjang pekan ini.
Dilansir dari Anadolu, juru bicara militer Israel Avichay Adraee melalui platform X mengatakan bahwa Penduduk dilarang mendekati sejumlah area, termasuk kawasan Sungai Litani, Lembah Salhani, dan Saluki, serta lebih dari 50 desa di sekitarnya.
Di sisi lain, militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan ke tiga Letak berbeda di Lebanon selatan pada malam hari, dengan Sasaran yang diklaim sebagai peluncur roket Punya Grup Hizbullah.
Sementara itu, kantor Informasi Formal Lebanon, National News Agency, melaporkan bahwa kota Houla di Daerah Marjayoun juga menjadi sasaran tembakan artileri Israel.
Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump sebelumnya menyatakan pada Kamis Lampau bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga pekan setelah putaran kedua negosiasi tingkat tinggi di Gedung Putih.
Gencatan senjata awal selama 10 hari diumumkan pada 16 April, Tetapi dilaporkan telah mengalami pelanggaran di lapangan.
Baca juga: 6 Orang Tewas dalam Serangan di Lebanon, Sehari usai Perpanjangan Gencatan Senjata
