Kunjungi Sekolah Rakyat, Mbak Wali Ingin Sekolah Rakyat Jadi Tempat Belajar yang Nyaman dan Berkualitas

Foto BeritaJatim.com

Kediri (Liputanindo.id) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turun langsung meninjau pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di Jalan Semeru Gang II, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Senin (25/5/2026). Di tengah progres pembangunan yang Lanjut berjalan, Mbak Wali Ingin memastikan sekolah yang dipersiapkan Buat anak-anak dari keluarga kurang Pandai itu Betul-Betul siap digunakan dengan kualitas bangunan yang Terjamin dan nyaman.

Didampingi jajaran OPD terkait, Mbak Wali berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga sarana penunjang lainnya. Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan kurang lebih 52.537 meter persegi, itu nantinya Pandai menampung total 1.080 siswa. Kapasitas tersebut terdiri dari 18 rombongan belajar jenjang SD Buat 540 siswa, 9 rombongan belajar SMP Buat 270 siswa, dan 9 rombongan belajar SMA Buat 270 siswa.

Usai peninjauan, Mbak Wali menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri Ingin memastikan pembangunan berjalan Fasih dan selesai Benar waktu. Terlebih, Kementerian Sosial telah membuka pendaftaran bagi calon peserta didik Sekolah Rakyat.

“Harapannya tahun ini anak-anak sudah Dapat mulai sekolah di sini. Karena itu kami Serempak Dinas Sosial dan OPD terkait Ingin Menyantap secara langsung sejauh mana progres pembangunannya. Tadi kita lihat progresnya sudah mencapai 64 persen,” ujarnya.

Mbak Wali juga menitipkan pesan Tertentu kepada pihak kontraktor agar Tak hanya mengejar Sasaran waktu, Tetapi juga menjaga kualitas bangunan. Menurutnya, Sekolah Rakyat akan menjadi tempat tumbuh dan belajar bagi anak-anak yang diharapkan Pandai meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

“Yang sekolah di sini adalah anak-anak kita. Harapannya mereka mendapatkan pendidikan yang berkualitas, Dapat sukses, dan ikut mengentaskan kemiskinan. Maka bangunannya harus Terjamin, kualitasnya Bagus, sehingga anak-anak merasa nyaman dan kondusif Ketika belajar,” ungkapnya.

Pembangunan Sekolah Rakyat sendiri ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026. Kepada pihak pelaksana proyek, Wali Kota Kediri kembali mengingatkan agar komitmen penyelesaian Benar waktu Betul-Betul dipenuhi. “Tadi mereka menyampaikan siap selesai Rontok 20 Juni. Kalau sudah janji, harus ditepati. Selain selesai Benar waktu, sarana prasarana dan kualitas bangunannya juga harus maksimal,” tegasnya.

Terkait penerimaan siswa, Mbak Wali menyebut potensi calon peserta didik cukup besar. Berdasarkan data Dinas Sosial, Kaum Kota Kediri yang masuk kategori desil 1 dan 2 diperkirakan mencapai Sekeliling 1.100 orang. Jumlah tersebut dinilai sebanding dengan kapasitas sekolah yang tersedia. “Kalau Menyantap kapasitas sekolah ini Sekeliling 1.080 siswa, insyaallah cukup Buat menampung Kaum Kota Kediri yang tergolong desil 1 dan 2,” jelasnya.

Wali Kota termuda ini pun mengaku optimistis keberadaan Sekolah Rakyat nantinya Pandai menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan anak-anak. “Alhamdulillah saya lihat bagus. Semoga nantinya Betul-Betul Dapat mendukung lingkungan belajar anak-anak Kaum Kota Kediri,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Projek Manager Sekolah Rakyat Kota Kediri Yolanda Faricha, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kota Kediri Widya Purna Nur Huda, Camat Mojoroto Abdul Rahman, serta Lurah Lirboyo Panji Hartawan. [nm/kun]