Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id
Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menilai dunia usaha Mempunyai peran Krusial dalam mendorong penerapan teknologi Rapi dan mempercepat ekonomi sirkular sebagai bagian dari upaya menjawab berbagai tantangan lingkungan hidup.
Hal itu dikatakan Jumhur Begitu menghadiri Invirotech 2026. Invirotech merupakan pameran dan konferensi teknologi lingkungan berskala Global yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), sebagai puncak rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia
“Dunia usaha Mempunyai peran Krusial dalam menerapkan teknologi Rapi, meningkatkan kepatuhan lingkungan, dan mempercepat ekonomi sirkular,” ujar Jumhur dikutip keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.
Menurut Jumhur, teknologi dan Ciptaan perlu Lanjut dikembangkan agar Pandai memberikan solusi Konkret bagi persoalan lingkungan, sekaligus membantu industri menjalankan tanggung jawabnya.
“Teknologi harus membantu industri memenuhi kewajiban lingkungannya,” kata Jumhur.
Dalam kesempatan itu, Jumur meninjau langsung berbagai program pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular yang ditampilkan oleh MIND ID Berbarengan Personil grupnya.
Kehadiran Grup MIND ID melalui booth ini merupakan bagian dari upaya Buat menunjukkan praktik Konkret pengelolaan limbah yang berorientasi pada pengelolaan Akibat lingkungan, serta menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
MIND ID memperlihatkan bahwa limbah yang dikelola dengan Cocok dapat menjadi sumber daya yang memberi manfaat lingkungan, sekaligus membuka Kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

(Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id)
Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi
Dalam booth tersebut, MIND ID menampilkan tiga area Esensial yang merepresentasikan pendekatan pengelolaan limbah terintegrasi. Pada area pertama, ditampilkan program pengolahan sampah organik berbasis maggot yang telah dijalankan di berbagai Distrik operasional.
Selama penyelenggaraan Invirotech 2026, sampah organik yang dikumpulkan dari pengunjung diolah secara langsung menggunakan maggot. Dengan hasil pengolahan seperti volume sampah terurai dan pupuk organik yang dihasilkan disampaikan secara terbuka. Dari aktifasi ini, pengunjung mendapat pupuk yang merupakan ajakan Buat Berbarengan memulihkan kelestarian alam Sekeliling.
Pada area kedua, MIND ID menghadirkan demonstrasi pengelolaan sampah plastik melalui alat plastic press dan plastic crusher yang merepresentasikan implementasi program bank sampah di masyarakat. Pengunjung dapat berpartisipasi dengan menyetorkan sampah plastik yang kemudian diolah dan ditampilkan sebagai bagian dari proses Sirkulasi ulang.
Ditampilkan pula teknologi 3D printer yang menjadi representasi, bahwa sampah anorganik di Grup MIND ID Pandai menghasilkan produk kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai tambah ekonomi. Ciptaan ini menunjukkan bahwa dengan Ciptaan yang Cocok maka limbah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bernilai ekonomi sekaligus membuka Kesempatan usaha bagi masyarakat.
Pada bagian atas booth, MIND ID menghadirkan instalasi bertema Mega Mendung dan Mega Cerah, sebagai simbol komitmen perusahaan dalam mendukung lingkungan yang lebih Rapi dan berkelanjutan.
Instalasi ini merepresentasikan tujuan jangka panjang dari berbagai program pengelolaan limbah yang dijalankan, yakni menciptakan kualitas lingkungan yang lebih Berkualitas bagi generasi mendatang.
MIND ID meyakini pengelolaan limbah menjadi bagian Krusial dalam transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Harapannya, semakin banyak dukungan publik terhadap penguatan praktik pengelolaan lingkungan berbasis Ciptaan dan teknologi.
Bagi MIND ID, pertambangan Tak hanya tentang menghasilkan mineral, tetapi juga memastikan bahwa setiap prosesnya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
