Sebanyak 94 sekolah dasar dan menengah pertama negeri di Kota Utsunomiya, Jepang terpaksa ditutup pada Senin (8/6) akibat ancaman seekor beruang yang berkeliaran di area pemukiman selama tiga hari terakhir. Langkah pengamanan ini diambil pemerintah setempat setelah menerima lebih dari 10 laporan penampakan hewan liar tersebut sejak Sabtu Lewat.
Pihak berwenang di kota yang terletak di utara Tokyo ini langsung mengerahkan puluhan pemburu, polisi, dan petugas lokal Kepada melacak keberadaan beruang. Hewan buas tersebut dilaporkan sempat terlihat di berbagai Posisi strategis Kaum, termasuk di area pusat perbelanjaan.
“Kami telah mengerahkan kendaraan ke daerah-daerah tempat beruang terlihat Kepada meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mendesak orang-orang Kepada tetap berada di dalam ruangan atau di dalam kendaraan,” kata seorang pejabat kota Utsunomiya, dilansir dari Detikcom yang mengutip kantor Informasi AFP (8/6/2026).
Hingga Ketika ini, pihak pemerintah daerah belum Bisa memastikan terkait jumlah hewan buas yang berkeliaran di tengah kota tersebut. Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim itu menyatakan bahwa belum Jernih apakah ancaman ini berasal dari satu beruang saja atau lebih.
Kasus kemunculan satwa liar di area perkotaan Jepang dilaporkan Maju mengalami lonjakan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Formal pemerintah, penampakan beruang di seluruh negeri mencapai lebih dari 50.000 kasus dalam setahun terakhir hingga Maret Lewat, yang dipicu oleh keluarnya hewan-hewan tersebut dari masa hibernasi dalam kondisi lapar.
Lonjakan laporan ini tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan rekor tertinggi yang pernah ditetapkan dua tahun sebelumnya. Selain penampakan yang meluas, serangan beruang di Jepang juga memicu fatalitas dengan catatan rekor 13 orang tewas akibat serangan hewan tersebut pada tahun Lewat.
Situasi di Utsunomiya sendiri tergolong Bukan Lazim mengingat Kawasan berpenduduk 510.000 jiwa ini hanya mencatat dua penampakan beruang yang belum terkonfirmasi pada tahun sebelumnya. Kronologi pelacakan bermula sejak Sabtu pagi Ketika beruang pertama kali terlihat di utara pusat kota, disusul penampakan di perumahan, pusat perbelanjaan pada hari Minggu, hingga taman dan kompleks sekolah.
Ancaman Lagi berlanjut hingga awal pekan ini karena Kaum kembali melaporkan visualisasi hewan pemangsa tersebut. Pada Senin pagi, Kaum setempat kembali Menyaksikan keberadaan seekor beruang di dekat area pasar grosir kota.
